PERCEPATAN MATERI TKA MATEMATIKA SMP MTs TEOREMA PYTHAGORAS 2 (10 SOAL)

TKA Matematika SMP/MTs — Teorema Pythagoras 2
📐 Materi Singkat Teorema Pythagoras

Rumus Dasar

Pada segitiga siku-siku, kuadrat sisi miring (hipotenusa) sama dengan jumlah kuadrat kedua sisi siku-sikunya. Sisi miring (hipotenusa) adalah sisi yang terletak di depan sudut siku-siku pada segitiga siku-siku. Dua sisi yang lain disebut dengan sisi siku-siku.

c² = a² + b²

c = sisi miring (hipotenusa)  ·  a dan b = sisi siku-siku

Tripel Pythagoras

3, 4, 5
5, 12, 13
8, 15, 17
7, 24, 25
12, 35, 37
Dan lain-;ain.

Sudut 30°-60°-90°

Perbandingan sisi:
1 : √3 : 2

Sudut 45°-45°-90°

Perbandingan sisi:
1 : 1 : √2

Jenis Segitiga

c² = a² + b² → siku-siku
c² < a² + b² → lancip
c² > a² + b² → tumpul

Kelipatan tripel Pythagoras juga tripel Pythagoras. 6, 8, 10 = 2 × (3,4,5) 9, 12, 15 = 3 × (3,4,5) 10, 24, 26 = 2 × (5,12,13)

📝 Soal dan Alternatif Penyelesaian
1

Identifikasi Teorema Pythagoras

Perhatikan gambar berikut.

Pernyataan berikut yang merupakan teorema Pythagoras dari segitiga tersebut adalah ....

A. (QR)² = (PR)² – (PQ)²
B. (PQ)² = (PR)² – (QR)²
C. (PQ)² = (QR)² + (PR)²
D. (QR)² = (PR)² + (PQ)²
✏️ Alternatif Penyelesaian
Identifikasi sisi miring

Sudut siku-siku berada di titik P. Sisi yang berhadapan langsung dengan sudut siku-siku disebut sisi miring (hipotenusa). Pada segitiga tersebut, sisi miring adalah QR. Adapun sisi siku-sikunya adalah PQ dan PR.

Terapkan rumus Pythagoras

Rumus Pythagoras: (sisi miring)² = (sisi siku-siku 1)² + (sisi siku-siku 2)²

(QR)² = (PR)² + (PQ)²

Pilihan A dan B menggunakan tanda minus yang tidak sesuai rumus Pythagoras. Jika menggunakan tanda minus dan sesuai rumus Pythagoras, maka rumus menjadi (PQ)² = (QR)² - (PR)² dan (PR)² = (QR)² - (PQ)². Pilihan C salah karena PQ bukan sisi miring, melainkan sisi siku-siku.

Jawaban D.  (QR)² = (PR)² + (PQ)²
2

Jarak Terpendek

Sebuah kapal berlayar sejauh 45 km ke arah timur, kemudian belok ke arah utara sejauh 60 km.

Jarak terpendek yang dilalui kapal tersebut dari titik awal adalah ....

A. 45 km
B. 60 km
C. 75 km
D. 80 km
✏️ Alternatif Penyelesaian
Gambarkan situasi

Pergerakan kapal ke timur dan ke utara membentuk sudut siku-siku. Jarak terpendek dari titik awal ke titik akhir adalah garis lurus, yaitu sisi miring dari segitiga siku-siku yang terbentuk.

Kenali pola tripel Pythagoras

Perhatikan: 45 = 15 × 3 dan 60 = 15 × 4. Angka-angka ini merupakan kelipatan 15 dari tripel Pythagoras dasar (3, 4, 5).

Sisi miring = 15 × 5 = 75 km
Verifikasi: √(45² + 60²) = √(2025 + 3600) = √5625 = 75 ✓
Jawaban C.  75 km
3

Tinggi Tiang Listrik

Sebuah tali yang panjangnya 25 m diikatkan ke ujung atas tiang listrik.

Jika jarak ujung bawah tali ke tiang listrik 7 m, maka tinggi tiang listrik tersebut adalah ....

A. 18 m
B. 20 m
C. 24 m
D. 30 m
✏️ Alternatif Penyelesaian
Identifikasi sisi-sisi segitiga

Tali = sisi miring = 25 m.  Jarak ujung bawah tali ke tiang = sisi mendatar = 7 m.  Tinggi tiang = sisi tegak = ?

Kenali tripel Pythagoras

Perhatikan angka 7 dan 25. Ingat tripel (7, 24, 25): 7² + 24² = 49 + 576 = 625 = 25². Sehingga tinggi tiang langsung diketahui.

Tinggi tiang = 24 m ✓
Cara rumus biasa: h = √(25² – 7²) = √(625 – 49) = √576 = 24 m
Jawaban C.  24 m
4

Eskalator — Pilih Semua Jawaban yang Benar

Sebuah eskalator atau tangga berjalan di suatu mal memiliki panjang lintasan yang tampak di permukaan sepanjang 10 m dan bergerak dengan kecepatan 0,4 m/s. Sudut elevasi yang terbentuk oleh tangga dan lantai sebesar 60°. (√2 = 1,42 dan √3 = 1,73)

Berdasarkan informasi tersebut, pilihlah semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

Besar sudut depresi yang terbentuk antara dinding gedung dengan lintasan eskalator adalah 45°.
Tinggi lantai yang dihubungkan oleh eskalator adalah 8,65 m.
Jarak antara ujung bawah eskalator dengan dinding adalah 8 m.
Waktu yang dibutuhkan untuk menaiki lantai gedung menggunakan eskalator adalah 25 detik.
✏️ Alternatif Penyelesaian
Data awal & perbandingan sisi

Panjang eskalator (sisi miring) = 10 m, sudut elevasi = 60°, kecepatan = 0,4 m/s. Pada segitiga 30°-60°-90° dengan perbandingan sisi 1 : √3 : 2, sisi miring = 2x = 10, maka x = 5 m.

Pernyataan 1 — Sudut depresi

Sudut elevasi = 60°. Sudut antara eskalator dan dinding = 90° – 60° = 30°, bukan 45°.  → SALAH ✗

Pernyataan 2 — Tinggi lantai

Tinggi = sisi tegak (berhadapan dengan sudut 60°) = x√3 = 5 × 1,73 = 8,65 m.  → BENAR ✓

Tinggi = 5√3 = 5 × 1,73 = 8,65 m
Pernyataan 3 — Jarak ke dinding

Jarak mendatar (berhadapan dengan sudut 30°) = x = 5 m, bukan 8 m.  → SALAH ✗

Pernyataan 4 — Waktu
t = 10 m : 0,4 m/s = 25 detik ✓

→ BENAR ✓

Jawaban Benar Pernyataan 2 (Tinggi lantai yang dihubungkan oleh eskalator adalah 8,65 m) dan Pernyataan 4 (Waktu yang dibutuhkan untuk menaiki lantai gedung menggunakan eskalator adalah 25 detik.)
5

Ukuran Panjang Sisi dan Luas Segitiga — Benar atau Salah

Perhatikan gambar berikut.

Berdasarkan gambar tersebut, tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

PernyataanBenarSalah
Ukuran panjang BD adalah 10 cm.
Ukuran panjang BC adalah 25 cm.
Luas △BCD adalah 5 kali luas △ABD.
✏️ Alternatif Penyelesaian
Pernyataan 1 — Panjang BD

Dari segitiga ABD siku-siku di A, dengan AB = 8 cm dan AD = 6 cm:

BD² = AB² + AD² = 8² + 6² = 64 + 36 = 100 → BD = 10 cm

(Tripel 6, 8, 10 = kelipatan 2 dari tripel 3, 4, 5)  → BENAR ✓

Pernyataan 2 — Panjang BC

Berdasarkan data pada soal, panjang CD = 26 cm. BC² = CD² - BD² = 26² - 10² = 676 - 100 = 576 → BC = 24 cm  → SALAH ✗

Pernyataan 3 — Perbandingan Luas

Kedua segitiga memiliki tinggi yang sama dari titik B ke garis AC, yaitu 6 cm.

Luas △ABD = ½ × AD × AB = ½ × 6 × 8 = 24 cm² (dengan AD = 6)
Luas △BCD = ½ × BD × BC = ½ × 10 × 24 = 120 cm²
120 : 24 = 5 kali → BENAR ✓
Jawaban BD = 10 cm: BENAR  |  BC = 25 cm: SALAH  |  Luas 5×: BENAR

6

Ukuran panjang sisi pada Segitiga 30°-60°-90°

Perhatikan gambar berikut.

Nilai x adalah ....

A. 20√3 cm
B. 40√3 cm
C. 60√2 cm
D. 120 cm
✏️ Alternatif Penyelesaian
Perbandingan sisi segitiga 30°-60°-90°

Pada segitiga dengan sudut 30°-60°-90°, perbandingan sisi adalah:

sisi depan 30° : sisi depan 60° : sisi miring = 1 : √3 : 2
Hitung nilai x

Sisi depan sudut 60° = 60 cm. Sisi depan sudut 30° = x.

x / 60 = 1 / √3
x = 60 / √3 = (60 × √3) / (√3 × √3) = 60√3 / 3 = 20√3 cm
x = 20√3 cm
Jawaban A.  20√3 cm
7

Penjumlahan Ukuran Panjang Sisi

Perhatikan gambar berikut.

Hasil penjumlahan ukuran panjang AC dan CD adalah ....

A. 20 cm
B. 23 cm
C. 25 cm
D. 32 cm
✏️ Alternatif Penyelesaian
Langkah 1 — Cari panjang AC

Segitiga ABC siku-siku di B, dengan AB = 9 cm dan BC = 12 cm.

AC² = AB² + BC² = 9² + 12² = 81 + 144 = 225 → AC = 15 cm

(Tripel 9, 12, 15 adalah kelipatan 3 dari tripel dasar 3, 4, 5 ✓)

Langkah 2 — Cari panjang CD

Segitiga ACD siku-siku di C, dengan AC = 15 cm dan AD = 17 cm.

CD² = AD² – AC² = 17² – 15² = 289 – 225 = 64 → CD = 8 cm

(Tripel 8, 15, 17 ✓)

Langkah 3 — Jumlahkan
AC + CD = 15 + 8 = 23
Jawaban B.  23 cm
8

Identifikasi Jenis Segitiga — Pilih Semua Jawaban yang Benar

Ali, Budi, Citra, dan Dewi mendapatkan tugas untuk menggambar segitiga dengan ukuran panjang sisi yang telah ditentukan sebagai berikut.

Ali: ukuran panjang sisi 1 cm, 2 cm, dan 3 cm.
Budi: ukuran panjang sisi 8 cm, 15 cm, dan 16 cm.
Citra: ukuran panjang sisi 10√2 cm, 10 cm, dan 10 cm.
Dewi: ukuran panjang sisi 12 cm, 35 cm, dan 40 cm.

Berdasarkan informasi tersebut, pilihlah semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

Budi berhasil menggambar segitiga tumpul.
Terdapat satu segitiga siku-siku yang berhasil dibuat.
Dewi berhasil membuat segitiga lancip.
Terdapat satu orang yang tidak berhasil membuat sebuah segitiga.
✏️ Alternatif Penyelesaian
Syarat terbentuknya segitiga

Tiga ruas garis dapat membentuk segitiga jika dan hanya jika jumlah panjang dua sisi mana pun selalu lebih besar dari sisi ketiga.

Ali — (1, 2, 3)
1 + 2 = 3 → tidak lebih besar dari 3, syarat tidak terpenuhi.

Ali tidak berhasil membuat segitiga.

Budi — (8, 15, 16), sisi terbesar c = 16
c² = 16² = 256 | a² + b² = 8² + 15² = 64 + 225 = 289

c² < a² + b²  → Segitiga LANCIP, bukan tumpul. Pernyataan "tumpul" SALAH ✗

Citra — (10√2, 10, 10), sisi terbesar c = 10√2
c² = (10√2)² = 200 | a² + b² = 10² + 10² = 100 + 100 = 200

c² = a² + b²  → Segitiga SIKU-SIKU

Dewi — (12, 35, 40), sisi terbesar c = 40
c² = 40² = 1600 | a² + b² = 12² + 35² = 144 + 1225 = 1369

c² > a² + b²  → Segitiga TUMPUL, bukan lancip. Pernyataan "lancip" SALAH ✗

Kesimpulan setiap pernyataan

☐ Budi membuat segitiga tumpul  → SALAH (Budi lancip)

☑ Terdapat satu segitiga siku-siku  → BENAR (Citra)

☐ Dewi membuat segitiga lancip  → SALAH (Dewi tumpul)

☑ Satu orang tidak membentuk segitiga  → BENAR (Ali)

Jawaban Benar Pernyataan 2 dan Pernyataan 4
9

Jarak Antar Pelabuhan — Benar atau Salah

Diketahui sebuah perahu berlayar dari pelabuhan A menuju pelabuhan B ke arah barat sejauh 16 mil, kemudian berbelok menuju pelabuhan C ke arah utara sejauh 12 mil. Setelah selesai melakukan kegiatan di pelabuhan C, kapal kembali berlayar ke arah timur sejauh 51 mil menuju pelabuhan D sebagai tujuan akhir pelayaran.

Berdasarkan informasi tersebut, tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

PernyataanBenarSalah
Jarak terdekat dari pelabuhan A ke pelabuhan C adalah 20 mil.
Jarak terdekat dari pelabuhan B ke pelabuhan D adalah 64 mil.
Jarak terdekat dari pelabuhan A ke pelabuhan D adalah 37 mil.
✏️ Alternatif Penyelesaian
Tentukan koordinat setiap pelabuhan

Misalkan A = (0, 0) sebagai titik asal.

B = (–16, 0) karena A → B ke barat 16 mil
C = (–16, 12) karena B → C ke utara 12 mil
D = (–16 + 51, 12) = (35, 12) karena C → D ke timur 51 mil
Pernyataan 1 — Jarak A ke C
AC = √(16² + 12²) = √(256 + 144) = √400 = 20 mil

(Tripel 12, 16, 20 = kelipatan 4 dari 3, 4, 5)  → BENAR ✓

Pernyataan 2 — Jarak B ke D

B = (–16, 0) dan D = (35, 12). Selisih: Δx = 35 – (–16) = 51, Δy = 12.

BD = √(51² + 12²) = √(2601 + 144) = √2745 ≠ 64 mil

→ SALAH ✗

Pernyataan 3 — Jarak A ke D

A = (0, 0) dan D = (35, 12).

AD = √(35² + 12²) = √(1225 + 144) = √1369 = 37 mil

(Tripel 12, 35, 37 ✓)  → BENAR ✓

Jawaban A ke C = 20 mil: BENAR  |  B ke D = 64 mil: SALAH  |  A ke D = 37 mil: BENAR
10

Diagonal Ruang Balok

Sebuah akuarium berbentuk balok dengan ukuran panjang 120 cm, lebar 90 cm, dan tinggi 80 cm.

Ukuran panjang diagonal ruang akuarium tersebut adalah ....

A. 100 cm
B. 150 cm
C. 160 cm
D. 170 cm
✏️ Alternatif Penyelesaian
Langkah 1 — Ukurab panjang diagonal alas

Cari terlebih dahulu ukuran panjang diagonal alas (d) menggunakan ukuran panjang dan lebar balok.

d² = 120² + 90² = 14400 + 8100 = 22500 → d = 150 cm

(Tripel 90, 120, 150 = kelipatan 30 dari 3, 4, 5 ✓)

Langkah 2 — Diagonal ruang

Gunakan diagonal alas (150 cm) dan tinggi balok (80 cm) untuk mencari diagonal ruang D.

D² = 150² + 80² = 22500 + 6400 = 28900 → D = 170
Rumus cepat: D = √(p² + l² + t²) = √(120² + 90² + 80²) = √28900 = 170
Jawaban D.  170 cm

📋 Rangkuman Kunci Jawaban
No Topik Soal Jawaban Konsep Kunci
1 Identifikasi teorema Pythagoras PQR D Sisi miring berhadapan langsung dengan sudut siku-siku
2 Jarak terpendek C. 75 km Tripel (3,4,5) × 15
3 Tinggi tiang listrik C. 24 m Tripel 7, 24, 25
4 Eskalator Pernyataan 2 & 4 Sudut 30°-60°-90°, waktu = jarak : kecepatan
5 Ukuran panjang sisi dan luas segitiga (B/S) Benar; Salah; Benar Pythagoras bertingkat, perbandingan luas
6 Ukuran panjang sisi pada segitiga 30°-60°-90° A. 20√3 cm Rasio sisi 1 : √3 : 2
7 Penjumlahan ukuran panjang sisi B. 23 cm Tripel 9,12,15 lalu 8,15,17
8 Identifikasi jenis segitiga Pernyataan 2 & 4 c² vs a² + b², syarat terbentuk segitiga
9 Jarak antar pelabuhan Pernyataan 1 & 3: Benar Tripel 12,16,20 dan 12,35,37
10 Diagonal ruang balok D. 170 cm Pythagoras 2 tahap: alas → ruang
Percepatan Materi TKA Matematika SMP/MTs  ·  Teorema Pythagoras 2  ·  Semangat Belajar! 🌟

Posting Komentar untuk "PERCEPATAN MATERI TKA MATEMATIKA SMP MTs TEOREMA PYTHAGORAS 2 (10 SOAL)"