PUTRI WANINGSIH, S.Pd., M.Pd.: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA, MENUJU PROGRAM DOKTOR UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA DENGAN MAGISTER IPK SEMPURNA 4,00

PUTRI WANINGSIH, S.Pd., M.Pd.: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA, MENUJU PROGRAM DOKTOR UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA DENGAN MAGISTER IPK SEMPURNA 4,00

Setiap madrasah selalu menyimpan kisah tentang murid-murid yang pernah duduk di kursinya, lalu melangkah jauh melampaui bayangan mereka sendiri. Salah satunya adalah PUTRI WANINGSIH, S.Pd., M.Pd., alumnus MTs Negeri Salatiga lulusan tahun 2010. Ia lulus magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dan kini melangkah menuju program doktor di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Namanya tercatat sebagai praktisi PAUD, peneliti kesejahteraan anak (children well-being) dan pengasuhan ayah (father involvement), narasumber parenting, sekaligus pemegang Letter of Acceptance (LoA) Unconditional Program Doktor (Strara 3/S3) PAUD UNJ tahun 2026.

Capaian Putri Waningsih dalam Angka

4,00IPK Magister PAUD UNNES (Cum Laude) 3,59IPK Sarjana PG PAUD UNNES (Cum Laude) 5+ thPengalaman sebagai praktisi pendidik PAUD S3LoA Unconditional UNJ, 2026

Fondasi Akademik: Dari Sarjana Cum Laude ke Magister IPK Sempurna

Putri Waningsih menempuh pendidikan sarjana di Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), Universitas Negeri Semarang (UNNES), pada Agustus 2013 hingga Februari 2018, dan lulus dengan IPK 3,59 serta predikat Cum Laude. Skripsinya mengangkat tema yang dekat dengan dunia sekolah: "Peran Guru dalam Penanaman Kedisiplinan Anak Usia Dini di TK Negeri Kintelan Kota Semarang". Sejak skripsi itulah terlihat arah minatnya, yakni bagaimana orang dewasa di sekitar anak, baik guru maupun orang tua, membentuk tumbuh kembang anak.

Perjalanan akademik tersebut tidak berhenti di jenjang sarjana. Pada Agustus 2022 hingga Januari 2025, ia menempuh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini jenjang magister di UNNES dan lulus dengan IPK 4,00. Dalam skala 4,00, angka tersebut adalah nilai sempurna. Capaian inilah yang menjadi bekal utama langkahnya menuju program doktor. Bagi murid MTs Negeri Salatiga, ini bukti bahwa ketekunan yang konsisten selama bertahun-tahun mampu menghasilkan capaian puncak.

Riset Tesis Magister yang Menyentuh Peran Ayah

Judul Tesis: "Pengaruh Father Involvement terhadap Persepsi Ayah tentang Status Well-being Anak Usia Dini Ditinjau dari Fathering Style". Hasilnya dipublikasikan dalam Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol. 19 No. 1 (2025) dengan judul bahasa Inggris "The Influence of Father Involvement on His Perception of Early Childhood Well-being based on Fathering Style" (DOI: 10.21009/jpud.v19i1.51027).

Topik tesis yang menarik karena selama ini pembahasan pengasuhan sering berfokus pada ibu. Penelitian Putri mengajak kita melihat keterlibatan ayah dan gaya mengasuhnya sebagai faktor penting bagi kesejahteraan anak.

"Prestasi besar tidak lahir dalam semalam, tapi tumbuh dari kebiasaan belajar yang jujur, kerja keras, dan keberanian mengambil kesempatan."

Jejak Pengabdian: Dari Magang hingga Guru Kelas

Pengalaman mengajar Putri dimulai sejak masa kuliah. Ia menjalani magang sebagai guru kelas di PAUD Islam Tunas Harapan (2015) dan TK Negeri Kintelan Semarang. Pada 2016 hingga 2018, ia juga menjadi pengajar di dua tempat les privat, yaitu "Sang Juara" dan "Genius", dengan tugas mendampingi murid mendalami materi dan melakukan asesmen capaian belajar. Artinya, ia sudah terbiasa membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan.

Setelah lulus, ia menjadi guru kelas di PAUD Islam Tunas Harapan (2018-2023). Di sana ia merancang kegiatan puncak tema, pameran, dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berbasis daring pada masa Covid-19, menyusun rencana pembelajaran dan media, melakukan asesmen perkembangan serta menyusun laporan perkembangan murid, dan mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus. Ia juga sempat magang di Taman Kanak-kanak (TK) Islam Al-Azhar 23 Salatiga pada tahun 2018. Daftar tugas tersebut menunjukkan kemampuan beradaptasi, terutama saat pembelajaran harus berpindah ke format daring.

Perjalanan Karier dan Pendidikan

TahunKeterangan
2010Lulus dari MTs Negeri Salatiga
2013 - 2018S1 PG PAUD, Universitas Negeri Semarang (IPK 3,59, Cum Laude)
2014 - 2015Staf Bakat Minat BEM FIP Kabinet Bergerak dan Relawan Pengajar Seribu Guru Semarang
2016 - 2018Pengajar les privat "Sang Juara" dan "Genius"
2018 - 2023Guru Kelas PAUD Islam Tunas Harapan
2019 - 2023Seksi Organisasi HIMPAUDI Kec. Argomulyo, Kota Salatiga
2022 - 2025Strata 2 (S2) PAUD, Universitas Negeri Semarang (IPK sempurna 4,00)
2023 - sekarangWakil Ketua Pengurus Cabang (PC) HIMPAUDI Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga
2024Ketua Panitia Gebyar PAUD Kecamatan Argomulyo; Koordinator Kecamatan Hari Anak Nasional Kota Salatiga; Pendidikan dan Latihan (Diklat) Nasional Transisi PAUD ke Sekolah Dasar (SD) yang Menyenangkan (32 Jam Pelajaran/JP)
2025Publikasi artikel di Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol. 19 No. 1
2026LoA Unconditional Program Doktor (S3) PAUD, Universitas Negeri Jakarta

Pemimpin yang Tumbuh dari Organisasi

Kepemimpinan Putri dibangun bertahap. Sejak kuliah ia aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (BEM FIP) Kabinet Bergerak sebagai Staf Bakat Minat (2014-2015), menyelenggarakan pekan olahraga dan seni, lalu menjadi relawan pengajar di Seribu Guru Semarang. Ia juga pernah menjadi staf keuangan, staf dokumentasi, dan staf perlengkapan dalam kepanitiaan kegiatan fakultas pada 2014, termasuk Seminar Nasional "Inovasi Inklusi Kurikulum 2013".

Di Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, ia memulai dari Seksi Organisasi (2019-2023) yang mengurus pendataan anggota, sosialisasi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), dan penyelarasan program kerja. Sejak 2023 ia dipercaya sebagai Wakil Ketua, bertugas memberi pertimbangan kepada ketua, ikut menyusun dan mengevaluasi program kerja, serta mengoordinasikan beberapa seksi. Pada 2024, ia memimpin sebagai Ketua Panitia Gebyar PAUD Kecamatan Argomulyo dan menjadi Koordinator Kecamatan untuk Hari Anak Nasional Kota Salatiga. Dari rangkaian tersebut terlihat pola yang jelas: ia mulai dari tugas teknis, belajar dari bawah, lalu naik ke peran yang menuntut koordinasi dan tanggung jawab.

Kompetensi

BidangRincian
Keahlian utamaNarasumber parenting dan Young Children Well-being; microteaching; perancangan dan penyusunan pembelajaran PAUD
PerkantoranMicrosoft Office Suite (expert di Excel dan Word), Google Workspace
Presentasi dan desainMicrosoft PowerPoint, Canva, Prezi
Kolaborasi daringZoom, Microsoft Teams, Google Meet, Slack
Analisis data dan referensi ilmiahStatistical Package for the Social Sciences (SPSS), Partial Least Squares (PLS), Mendeley, EndNote

Kombinasi kemampuan tersebut penting dicermati. Seorang pendidik PAUD tidak hanya perlu hangat dan kreatif di kelas, tetapi juga mampu mengolah data penelitian dan menulis ilmiah. Itulah yang membedakan praktisi biasa dengan praktisi-peneliti.

Lima Pelajaran bagi Murid MTs Negeri Salatiga

No.PelajaranBuktinya
1Konsisten membangun prestasiCum Laude di jenjang sarjana dan sempurna di jenjang magister
2Belajar sambil bekerjaMengajar les privat saat kuliah
3Beradaptasi saat keadaan berubahMerancang kegiatan sekolah daring pada masa Covid-19
4Berorganisasi untuk mengasah kepemimpinanDari staf BEM hingga Wakil Ketua HIMPAUDI
5Terus belajar tanpa batasLoA Unconditional Program Doktor UNJ 2026

Menuju Program Doktor: Pesan untuk Murid-Murid Madrasah

Kisah Putri Waningsih memberi satu pesan sederhana: tempat memulai tidak menentukan sejauh apa kita melangkah. Dari madrasah tsanawiyah negeri di Salatiga, sampai menapaki pendidikan tinggi hingga lulus magister dengan IPK sempurna 4,00, mengabdi sebagai guru, memimpin organisasi, menulis di jurnal, dan kini bergerak menuju program doktor di Universitas Negeri Jakarta berbekal LoA Unconditional. Ia memiliki sifat: pekerja keras, kreatif, jujur, mudah beradaptasi, dan dapat memotivasi diri serta tim. Sifat-sifat tersebut bisa dilatih oleh siapa saja, termasuk murid MTs Negeri Salatiga saat ini, mulai dari kebiasaan kecil seperti mengerjakan tugas dengan jujur, berani tampil, dan tidak menyerah ketika nilai belum sesuai harapan.

Perlu dicatat dengan cermat: Putri baru memegang LoA Unconditional tahun 2026, sehingga ia berada di jalan menuju gelar doktor, belum menyandangnya. Justru karena itu kisahnya relevan bagi murid, sebab proses menuju tujuan sama berharganya dengan tujuan itu sendiri.

Selamat dan sukses kepada Putri Waningsih, S.Pd., M.Pd. Semoga langkahnya menuju program doktor diberkahi dan semoga makin banyak alumni MTs Negeri Salatiga yang membawa nama baik almamater di bidangnya masing-masing.

Posting Komentar untuk "PUTRI WANINGSIH, S.Pd., M.Pd.: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA, MENUJU PROGRAM DOKTOR UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA DENGAN MAGISTER IPK SEMPURNA 4,00"