YESIKA AZZUKHRUF: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA, MERAJUT MIMPI HINGGA MENJADI SITE ENGINEERING OFFICER BUMN KONSTRUKSI

Seri Profil Alumni — MTs Negeri Salatiga

YESIKA AZZUKHRUF: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA, MERAJUT MIMPI HINGGA MENJADI SITE ENGINEERING OFFICER BUMN KONSTRUKSI

Profil Singkat

Nama YESIKA AZZUKHRUF
Alumni MTs Negeri Salatiga Lulus Tahun 2014
Pendidikan Terakhir S1 Teknik Sipil, Universitas Mercu Buana Jakarta (Lulus Tahun 2023)
Jabatan Saat Ini Site Engineering Officer (SAP MM)
Instansi PT Hutama Karya Infrastruktur (sejak November 2020)

Setiap mimpi besar selalu dimulai dari satu benang yang dirajut perlahan, dari ruang kelas yang sederhana, dari pelajaran yang tekun dipelajari setahap demi setahap. Begitulah perjalanan seorang alumni MTs Negeri Salatiga lulusan tahun 2014 bernama YESIKA AZZUKHRUF. Dari bangku madrasah di Salatiga, dia merajut mimpinya helai demi helai, melewati jenjang sekolah menengah, bangku kuliah, hingga arena kompetisi nasional dan internasional, sampai akhirnya benang-benang mimpi tersebut terajut sempurna menjadi sebuah karier nyata: Site Engineering Officer di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi terbesar di Indonesia. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa fondasi pendidikan di MTs Negeri Salatiga mampu menumbuhkan murid-murid yang tangguh, sabar merajut proses, dan siap bersaing di panggung mana pun.

🧵 Dari Salatiga Menuju Dua Kampus Teknik Sipil

Perjalanan akademik Yesika Azzukhruf: dari MTs Negeri Salatiga, tempat ia menyelesaikan pendidikan menengah pertamanya pada tahun 2014. Dari madrasah inilah nilai kedisiplinan, ketekunan, dan semangat belajar mulai tertanam kuat dalam dirinya. Lulus dari MTs Negeri Salatiga, Yesika melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Salatiga dan menyelesaikannya pada tahun 2017. Pilihan jenjang berikutnya menunjukkan keberaniannya mengambil jalur yang jarang dilirik banyak murid, yaitu ilmu teknik sipil, sebuah disiplin yang menuntut ketelitian matematis, penguasaan konsep fisika, dan kemampuan berpikir sistematis.

2014

MTs Negeri Salatiga

Lulus — titik awal rajutan mimpi

2017

SMA Negeri 1 Salatiga

Lulus jenjang menengah atas

2020

D3 Teknik Sipil — Universitas Sebelas Maret (UNS)

Surakarta, Indonesia

2023

S1 Teknik Sipil — Universitas Mercu Buana

Jakarta, Indonesia — ditempuh sambil bekerja

Jalur pendidikan berjenjang inilah, dari D3 lalu S1 sambil tetap bekerja, yang menjadi bukti nyata bahwa Yesika adalah pribadi yang memegang teguh prinsip life-long learning, terus belajar sepanjang hayat tanpa mengenal kata puas.

🤝 Aktif Berorganisasi: Menempa Jiwa Kepemimpinan Sejak Bangku Kuliah

Semasa menempuh pendidikan D3 di UNS, Yesika tidak hanya sibuk dengan tugas kuliah dan praktikum di laboratorium. Ia aktif bergabung dalam Himpunan Mahasiswa Diploma Sipil (HMDS) FONDASI UNS sebagai staf pada periode 2018–2019, khususnya di departemen pengembangan diri media kreatif. Selain itu, ia juga dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Semar Solid Team UNS pada rentang waktu 2018–2020, sebuah organisasi yang berperan membantu mahasiswa dalam mengikuti berbagai ajang perlombaan akademik tingkat nasional maupun internasional. Pengalaman organisasi inilah yang kemudian menjadi salah satu kunci penting di balik rentetan prestasi kompetitifnya, karena melalui Semar Solid Team-lah Yesika terlatih dalam manajemen tim, riset ilmiah, dan strategi kompetisi.

🏆 Prestasi Nasional dan Internasional yang Membanggakan

Inilah bagian yang paling layak dijadikan teladan oleh murid-murid MTs Negeri Salatiga saat ini. Dalam rentang dua tahun, Yesika membawa pulang tiga penghargaan sekaligus di bidang teknologi beton, sebuah bidang riset yang sangat teknis dan menuntut presisi tinggi:

🥇

Juara 1 — Fiber Reinforced Concrete Bowling Ball Competition

Tingkat Nasional • Universitas Trisakti • 2018

🥈

Juara 2 — International Concrete Competition Civil Expo

Tingkat Internasional • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) • 2018

🥉

Juara 3 — Innovation of Green Concrete Competition CED

Tingkat Nasional • Universitas Atma Jaya Yogyakarta • 2019

Tiga penghargaan dalam rentang dua tahun, satu di antaranya berskala internasional adalah pencapaian yang tidak mudah diraih oleh mahasiswa mana pun. Hal ini menunjukkan konsistensi Yesika dalam merawat kualitas riset dan inovasinya di bidang material konstruksi ramah lingkungan, sebuah isu yang sangat relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan masa kini.

📖 Karya Ilmiah dan Pengalaman Sebagai Narasumber

Semangat riset Yesika juga terekam dalam sebuah publikasi ilmiah yang ia hasilkan pada tahun 2020, berjudul “Penambahan Abu Ampas Tebu, Limbah Granit, dan Serbuk Cangkang Telur dalam Perencanaan Beton Kuat Tekan 40 MPa.” Judul tersebut mencerminkan kepedulian Yesika terhadap isu pemanfaatan limbah menjadi material konstruksi bernilai tinggi, sebuah topik penelitian yang menggabungkan aspek teknik, lingkungan, dan efisiensi biaya sekaligus. Tidak hanya sebagai peneliti, kapasitas keilmuan Yesika juga diakui hingga ia diundang sebagai narasumber dalam program “UNS Menyapa” yang disiarkan oleh TATV pada tahun 2019, berbicara di hadapan mahasiswa UNS.

🏗️ Membangun Infrastruktur Bangsa Bersama BUMN Konstruksi

Di sinilah benang-benang mimpi yang dirajut Yesika akhirnya membentuk satu kain utuh. Sejak November 2020, Yesika telah dipercaya bekerja di PT Hutama Karya Infrastruktur, anak usaha dari salah satu BUMN konstruksi terbesar di Indonesia yang dikenal luas sebagai pengelola pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra. Hingga saat ini, Yesika masih aktif menjabat sebagai Site Engineering Officer (SAP MM), sebuah posisi strategis yang berhubungan dengan pengelolaan material dan perencanaan teknis di lapangan proyek konstruksi. Menariknya, ia tidak berhenti merajut, justru sambil menjalani pekerjaan ini pula ia menuntaskan jenjang S1-nya pada tahun 2023. Artinya, ilmu yang ia peroleh dari bangku D3 dan S1 Teknik Sipil benar-benar diterapkan langsung untuk membangun infrastruktur yang dipakai oleh jutaan masyarakat Indonesia, sembari mimpi tersebut terus dirajut lebih jauh lagi.

✨ Pelajaran Berharga untuk Murid-Murid MTs Negeri Salatiga Saat Ini

Kisah Yesika Azzukhruf mengajarkan setidaknya tiga hal penting bagi murid-murid MTs Negeri Salatiga yang sedang menempuh pendidikan saat ini:

1. Latar Belakang Madrasah Bukan Pembatas Cita-Cita

Ilmu keagamaan dan kedisiplinan yang ditanamkan di MTs justru menjadi modal karakter yang kuat untuk bersaing di bidang apa pun, termasuk bidang sains dan teknik yang dianggap "berat" sekalipun.

2. Berani Berkompetisi Sejak Dini

Konsistensi dan keberanian mengikuti kompetisi sejak masa kuliah, sebagaimana yang dilakukan Yesika melalui Semar Solid Team UNS, adalah jalan nyata untuk mengasah kemampuan sekaligus membuka peluang karier yang lebih luas.

3. Belajar Tidak Pernah Benar-Benar Selesai

Jalur D3 menuju S1 yang ditempuh Yesika sambil tetap bekerja membuktikan bahwa semangat belajar sepanjang hayat adalah kunci untuk terus berkembang, bukan sekadar mengejar gelar, melainkan mengejar kompetensi yang sesungguhnya.

“Sosok Yesika Azzukhruf hari ini berdiri sebagai bukti hidup bahwa mimpi tidak pernah terwujud dalam sekejap, melainkan dirajut helai demi helai, dari bangku MTs Negeri Salatiga, melalui SMA, D3, S1, kompetisi demi kompetisi, hingga akhirnya menyatu menjadi sebuah karier nyata sebagai Site Engineering Officer di perusahaan konstruksi milik negara. Semoga kisah perjalanannya ini menjadi cambuk semangat bagi generasi murid MTs Negeri Salatiga saat ini, bahwa mimpi besar bukanlah hal yang mustahil, selama setiap helainya dirajut dengan kerja keras, keberanian mencoba hal baru, dan keteguhan untuk terus belajar tanpa henti.”

Posting Komentar untuk "YESIKA AZZUKHRUF: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA, MERAJUT MIMPI HINGGA MENJADI SITE ENGINEERING OFFICER BUMN KONSTRUKSI"