MUHAMAD AMIRUDIN: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA, DUA KALI PENERIMA BEASISWA BANK INDONESIA YANG KINI MEMIMPIN TRANSFORMASI DIGITAL PERUSAHAAN

PROFIL ALUMNI INSPIRATIF — MTs NEGERI SALATIGA

MUHAMAD AMIRUDIN: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA, DUA KALI PENERIMA BEASISWA BANK INDONESIA YANG KINI MEMIMPIN TRANSFORMASI DIGITAL PERUSAHAAN

Alumni Lulusan Tahun 2015 • Kini IT Product Owner Dan Liris Group • Mahasiswa Magister Informatika UNNES

BEASISWA BANK INDONESIA
2x Penerima (2020 & 2023)
JABATAN SAAT INI
IT Product Owner Dan Liris Group

Tidak banyak orang yang dipercaya oleh Bank Indonesia sebagai penerima beasiswa "Generasi Baru Indonesia" dan lebih sedikit lagi yang mendapatkannya dua kali. MUHAMAD AMIRUDIN, alumni MTs Negeri Salatiga lulusan tahun 2015 adalah salah satu dari yang sedikit tersebut. Ia dipercaya Bank Indonesia sebagai penerima beasiswa "Generasi Baru Indonesia" sebanyak dua kali pada tahun 2020 dan 2023, sebagai bagian dari generasi muda unggulan Indonesia. Namun pencapaian tersebut bukan titik akhir, melainkan bekal yang mengantarkannya pada peran yang jauh lebih besar: hari ini, ia menjadi motor penggerak transformasi digital di sebuah perusahaan besar, memimpin pengelolaan produk teknologi dari hulu ke hilir sebagai seorang Information Technology (IT) Product Owner. Perjalanannya bukan jalan pintas, tapi rangkaian panjang keputusan, kerja keras, dan konsistensi belajar yang dimulai justru dari bangku madrasah.

“Dipilih Bank Indonesia sekali saja sudah istimewa. Dipercaya dua kali, di dua momen berbeda, membuktikan bahwa hal itu bukan keberuntungan, tapi konsistensi.”

🕌 Titik Berangkat: Menempa Fondasi di MTs Negeri Salatiga

Muhamad Amirudin menyelesaikan pendidikan menengah pertamanya di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Salatiga dan lulus pada tahun 2015. Di masa itulah, nilai-nilai dasar yang menjadi bekalnya di dunia kerja mulai ditanamkan: kedisiplinan belajar, semangat mencari ilmu, dan keberanian untuk terus melangkah menuju jenjang yang lebih tinggi. Madrasah bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan umum, tetapi juga menanamkan karakter tawadhu dan etos kerja yang menjadi fondasi tak terlihat, namun sangat menentukan, bagi setiap langkah selanjutnya. Bagi murid-murid MTs Negeri Salatiga yang hari ini duduk di bangku kelas, kisah Amirudin adalah pengingat bahwa madrasah bukanlah batas cita-cita, melainkan gerbang awal menuju cita-cita yang jauh lebih besar.

📚 JEJAK PENDIDIKAN LENGKAP
2015 Lulus MTs Negeri Salatiga — menuntaskan jenjang pendidikan menengah pertama di madrasah
2018 Lulus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telekomunikasi Tunas Harapan Salatiga — jurusan Software Engineering
2021 Lulus Diploma Teknik Informatika, UKSW — Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,72/4,00
2023 Lulus Strata 1 (S1) Teknik Informatika, UKSW — IPK 3,76/4,00
2026 – kini Menempuh Magister Informatika, Universitas Negeri Semarang (UNNES) — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Selepas dari MTs Negeri Salatiga, Amirudin memilih jalur pendidikan kejuruan dengan melanjutkan studi di SMK Telekomunikasi Tunas Harapan Salatiga. Pilihan tersebut menunjukkan sesuatu yang penting: keberanian untuk mengenali arah minat sejak dini. Di jenjang inilah ia mulai bersentuhan langsung dengan dunia perangkat lunak, logika pemrograman, dan cara berpikir sistematis khas insinyur teknologi, sebuah fondasi yang menjadi modal utama kariernya di industri digital. Kehausannya akan ilmu pun tidak berhenti di jenjang menengah: ia melanjutkan ke jenjang Diploma, lalu Sarjana (Strata 1/S1), dan kini Magister, sebuah rangkaian pendidikan berjenjang yang membuktikan satu hal penting, bahwa pendidikan bukan garis finis yang harus segera dicapai, melainkan proses berkelanjutan yang terus dijalani seumur hidup.

💼 Menempa Pengalaman Sejak Bangku Kuliah

Amirudin bukan tipe mahasiswa yang hanya duduk manis menunggu ijazah. Sepanjang 2019 hingga 2022, ia dipercaya menjadi Asisten Dosen untuk beberapa mata kuliah sekaligus: Interaksi Manusia dan Komputer, Statistika, Aplikasi Komputer Dasar, hingga Teknik Digital. Di sinilah ia belajar sesuatu yang tidak diajarkan lewat buku teks: bagaimana menyampaikan ilmu yang rumit menjadi mudah dipahami dan menarik bagi orang lain, sebuah keterampilan komunikasi yang sangat berharga dalam kariernya sebagai penghubung antara tim teknis dan pemangku kepentingan bisnis.

Pada tahun 2021, ia juga sempat magang di Grit Digital Solusi untuk memperdalam pemrograman Java, serta menjadi tenaga IT Support di laboratorium Fakultas Teknologi Informasi UKSW dari tahun 2021 hingga 2023, bertugas memantau, merawat, dan menangani gangguan sistem komputer, multimedia, dan jaringan, sekaligus menjadi mentor bagi mahasiswa magang lain. Puncaknya, pada tahun 2023, ia mengikuti program magang di Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga, tempat ia belajar menganalisis data statistik dan menyusun visualisasi data serta infografis, sebuah pengalaman yang mempertemukan latar belakang teknologinya dengan dunia data dan kebijakan publik.

🚀 Kini Memimpin Transformasi Digital Perusahaan

Sejak tahun 2024 hingga sekarang, Muhamad Amirudin menjabat sebagai IT Product Owner Dan Liris Group. Dalam peran ini, ia bertanggung jawab mengelola pengiriman produk digital secara Agile/Scrum, mulai dari pengelolaan backlog, perencanaan sprint, penentuan prioritas, hingga penyampaian produk secara berkelanjutan. Inilah inti dari peran memimpin transformasi digital yang ia jalani: mendorong perusahaan tempatnya bekerja untuk mengadopsi solusi berbasis ekosistem Microsoft secara menyeluruh, mulai dari Power Platform, Microsoft Fabric, Artificial Intelligence (AI) Search, hingga aplikasi sumber daya manusia (Human Resources/HR) berbasis digital. Ia adalah sosok yang mampu menjembatani kebutuhan bisnis dengan solusi teknologi, dengan fokus utama pada nilai bisnis dan pengalaman pengguna. Ini adalah posisi strategis yang menuntut kemampuan ganda: memahami bahasa teknis para pengembang sekaligus bahasa kebutuhan para pengambil keputusan bisnis, kemampuan yang tidak datang tiba-tiba, melainkan hasil tempaan bertahun-tahun sejak ia menjadi Asisten Dosen, tenaga IT Support, hingga peserta magang di berbagai institusi.

🏆 Rentetan Sertifikasi Profesional yang Mengesankan

Salah satu hal yang paling menonjol dari perjalanan Amirudin adalah konsistensinya dalam terus memperbarui kompetensi melalui sertifikasi resmi. Rangkaian sertifikasi berikut menunjukkan sebuah pola yang konsisten: belajar tidak pernah berhenti hanya karena telah mendapatkan gelar akademik. Justru sertifikasi menjadi cara Amirudin terus relevan di tengah industri teknologi yang berubah begitu cepat.

EKOSISTEM MICROSOFT

• Dynamics 365 Business Central Manufacturing (Desember 2023)
• MB-920 Dynamics 365 Fundamentals Enterprise Resource Planning/ERP (November 2025)
• AI-900 Azure AI Fundamentals (Agustus 2025)
• Azure AI Document Intelligence (Januari 2025)
• Microsoft Fabric Beginner – Intermediate (November 2024)
• Power Business Intelligence/BI for Beginners (September 2024)

AGILE & PRODUCT

• Agile Scrum for Beginners (Mei 2024)
• Persiapan Scrum Master Certification (Mei 2024)

DATA & PEMROGRAMAN

• Data Visualization with Python – International Business Machine/IBM (Juni 2021)
• Data Analysis Using Python – IBM (Juni 2021)
• Dasar Visualisasi Data – Dicoding (Juni 2021)
• Junior Computer Operator – Badan Nasional Sertifikasi Profesi/BNSP (2018)
• Structured Query Language/SQL Oracle – BNSP & Oracle (2020)

🎖️ Dua Kali Dipercaya Bank Indonesia sebagai Penerima Beasiswa: Bukan Kebetulan, Melainkan Konsistensi

Menjadi penerima Beasiswa Bank Indonesia "Generasi Baru Indonesia" satu kali saja sudah merupakan pencapaian yang tidak mudah. Amirudin membuktikan bahwa hal itu bukan keberuntungan sesaat: ia dipercaya sebagai penerima beasiswa tersebut sebanyak dua kali, pada tahun 2020 dan 2023. Program beasiswa Bank Indonesia dikenal ketat dalam proses seleksinya, menilai tidak hanya prestasi akademik, tetapi juga potensi kepemimpinan dan kontribusi sosial calon penerimanya. Terpilih dua kali dalam rentang waktu berbeda menunjukkan bahwa performa akademik dan kualitas kepemimpinan Amirudin bukan pencapaian satu momen, melainkan sesuatu yang ia jaga dan tunjukkan secara konsisten dari masa Diploma hingga masa S1.

Di sisi lain, sejak tahun 2021 hingga sekarang, ia juga aktif sebagai Public Relation dan Content Creator media sosial Generasi Pesona Indonesia (GENPI) Jawa Tengah, sebuah komunitas yang berafiliasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Dalam peran ini, ia mengasah kemampuan komunikasi, mengelola keterlibatan pemangku kepentingan, serta mendukung inisiatif branding dan promosi pariwisata daerah. Kombinasi antara rekam jejak sebagai penerima beasiswa nasional, keahlian teknis di bidang teknologi, dan keterampilan komunikasi publik inilah yang menjadi modal utamanya untuk kini dipercaya memimpin agenda transformasi digital di tempatnya bekerja.

✨ Pesan untuk Murid-Murid MTs Negeri Salatiga Saat Ini

Perjalanan Muhamad Amirudin membawa pesan yang sangat jelas bagi murid-murid MTs Negeri Salatiga yang hari ini sedang berjuang menyelesaikan tugas atau bahkan merasa ragu dengan masa depan mereka: prestasi yang konsisten membuka pintu-pintu besar seperti beasiswa Bank Indonesia dan kepercayaan sebesar itu pada akhirnya menjadi bekal untuk memimpin, bukan sekadar mengikuti. Dari ruang kelas madrasah, ke bangku SMK, ke jenjang Diploma, S1, hingga kini menempuh S2, sembari terus mengumpulkan sertifikasi demi sertifikasi, semua itu adalah bukti bahwa pendidikan berjenjang dan pembelajaran sepanjang hayat bukan sekadar slogan, melainkan strategi nyata untuk meraih karier yang gemilang.

Bagi adik-adik murid MTs Negeri Salatiga yang kini tengah menempuh pendidikan, kisah Muhamad Amirudin adalah pengingat bahwa madrasah bukan penghalang untuk bermimpi setinggi langit. Justru dari sinilah fondasi karakter dan semangat belajar ditanamkan. Teruslah belajar, teruslah mencoba hal baru, dan jangan pernah berhenti pada satu titik pencapaian saja.

“Langit bukanlah batas bagi seorang alumni madrasah yang mau bekerja keras dan terus menuntut ilmu.”

Posting Komentar untuk "MUHAMAD AMIRUDIN: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA, DUA KALI PENERIMA BEASISWA BANK INDONESIA YANG KINI MEMIMPIN TRANSFORMASI DIGITAL PERUSAHAAN"