PERCEPATAN MATERI TKA MATEMATIKA SMP MTs TRANSFORMASI GEOMETRI 1 (5 SOAL)
PERCEPATAN MATERI
TKA Matematika SMP/MTs
Transformasi Geometri 1
Pembahasan Lengkap 5 Soal
Materi, Konsep, dan Alternatif Penyelesaian
Soal No. 1 — Refleksi terhadap Sumbu X (y = 0)
|
SOAL NOMOR 1 |
|
Pada
bidang koordinat Kartesius, titik M(−4, 7) direfleksikan terhadap
garis y = 0. Koordinat
bayangan titik M adalah . . . . |
|
A. M′(4, 7) |
|
B. M′(7, −4) |
|
C. M′(−4, −7) |
|
D. M′(−7, 4) |
|
📚 MATERI SINGKAT:
Refleksi (Pencerminan) |
|
Refleksi
adalah transformasi yang mencerminkan/membalik suatu titik atau bangun
terhadap suatu garis (disebut sumbu cermin). |
|
Beberapa
Rumus Refleksi: |
|
•
Terhadap sumbu-X (y = 0) → (x, y)
menjadi (x, −y) |
|
•
Terhadap sumbu-Y (x = 0) → (x, y)
menjadi (−x, y) |
|
•
Terhadap garis y = x → (x, y)
menjadi (y, x) |
|
•
Terhadap garis x = m → (x, y)
menjadi (2m − x, y) |
|
Bayangkan
cermin diletakkan pada garis tersebut. Titik asli dan bayangannya berjarak
sama dari cermin. |
|
✏️ ALTERNATIF PENYELESAIAN |
|
Diketahui:
Titik M(−4, 7) direfleksikan terhadap garis y = 0 (sumbu-X). |
|
Langkah
penyelesaian: |
|
Langkah
1: Tulis koordinat asli →
M(x, y) = M(−4, 7) |
|
Langkah
2: Gunakan rumus refleksi terhadap y = 0 →
(x, y) → (x, −y) |
|
Langkah
3: Substitusi
→ (−4, 7) → (−4, −7) |
|
Jadi,
bayangan titik M adalah M′(−4, −7). |
|
Mudah
diingat: Saat dicerminkan ke sumbu-X, nilai x TETAP, nilai y berubah TANDA. |
|
⭐ JAWABAN: C. M′(−4, −7) |
Soal No. 2 — Translasi (Pergeseran)
|
SOAL NOMOR 2 |
|
Koordinat
bayangan titik P yang ditranslasikan oleh T(−6, −2) adalah P′(−1,
7). Koordinat
titik P adalah . . . . |
|
A. (−7, 5) |
|
B. (−5, 5) |
|
C. (5, 9) |
|
D. (5, 5) |
|
📚 MATERI SINGKAT:
Translasi (Pergeseran) |
|
Translasi
adalah transformasi yang memindahkan (menggeser) titik atau bangun sejauh
tertentu ke arah tertentu tanpa mengubah bentuk atau ukurannya. |
|
Rumus
Translasi: |
|
Jika
titik P(x, y) ditranslasikan oleh T(a, b), maka: |
|
P′(x + a,
y + b) = P′(x′, y′) |
|
Untuk
mencari titik ASAL jika bayangan dan translasi diketahui, gunakan
kebalikannya: |
|
x = x′ − a dan
y = y′ − b |
|
Cara
cepat: bayangan dikurangi translasi = titik asal. |
|
✏️ ALTERNATIF PENYELESAIAN |
|
Diketahui:
Translasi T(−6, −2), bayangan P′(−1, 7). Cari titik asal P(x, y). |
|
Langkah
1: Gunakan rumus x = x′ − a
dan y = y′ − b |
|
Langkah
2: Hitung nilai x → x
= −1 − (−6) = −1 + 6 = 5 |
|
Langkah
3: Hitung nilai y → y
= 7 − (−2) = 7 + 2 = 9 |
|
Jadi
titik asal P adalah (5, 9). |
|
⭐ JAWABAN: C. (5, 9) |
Soal No. 3 — Refleksi terhadap Garis x = m
|
SOAL NOMOR 3 |
|
Titik
A(−8, 7) dicerminkan terhadap garis x = m sehingga bayangannya
adalah A′(14, n). Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan: •
Nilai m adalah 3 •
Nilai n adalah −7 •
Hasil dari m + n adalah 10 |
|
📚 MATERI SINGKAT:
Refleksi terhadap Garis x = m |
|
Garis
x = m adalah garis vertikal sejajar sumbu-Y yang memotong sumbu-X di titik m. |
|
Rumus:
Titik (x, y) dicerminkan terhadap x = m →
(2m − x, y) |
|
Perhatikan:
nilai y TIDAK BERUBAH! Yang berubah hanya nilai x. |
|
Cara
mencari m: karena garis cermin berada tepat di tengah titik asal dan
bayangan, |
|
m = (x + x′) / 2 |
|
Ini
karena m adalah titik tengah antara x asal dan x bayangan. |
|
✏️ ALTERNATIF PENYELESAIAN |
|
Diketahui:
A(−8, 7) dicerminkan terhadap x = m, hasilnya A′(14, n). |
|
|
|
Mencari
nilai m: |
|
Langkah
1: m adalah titik tengah antara x = −8 dan x′
= 14 |
|
Langkah
2: m = (−8 + 14) / 2 = 6 / 2 = 3 |
|
Kesimpulan:
"Nilai m adalah 3" → Pernyataan
Pertama BENAR ✓ |
|
|
|
Mencari
nilai n: |
|
Langkah
3: Saat dicerminkan terhadap garis vertikal,
nilai y TIDAK BERUBAH |
|
Langkah
4: Maka n = y = 7 |
|
Kesimpulan:
"Nilai n adalah −7" →
Pernyataan Kedua SALAH ✗ (n =
7, bukan −7) |
|
|
|
Mencari
m + n: |
|
Langkah
5: m + n = 3 + 7 = 10 |
|
Kesimpulan:
"Hasil dari m + n adalah 10"
→ Pernyataan Ketiga BENAR ✓ |
|
⭐ JAWABAN: m = 3 (BENAR) |
n = −7 (SALAH, n = 7) | m + n = 10 (BENAR) |
Soal No. 4 — Rotasi (Perputaran)
|
SOAL NOMOR 4 |
|
Titik
B(−9, 3) dirotasikan terhadap sudut a° dengan pusat putaran (0,
0). Koordinat bayangan hasil rotasi tersebut adalah B′(9, −3). Nilai
a adalah . . . . |
|
A. −270 |
|
B. −90 |
|
C. 90 |
|
D. 180 |
|
📚 MATERI SINGKAT:
Rotasi (Perputaran) |
|
Rotasi
adalah transformasi yang memutar titik atau bangun mengelilingi suatu titik
pusat dengan sudut tertentu. |
|
Aturan
Rotasi dengan Pusat (0,0): |
|
•
Rotasi 90° berlawanan jarum jam: (x,
y) → (−y, x) |
|
•
Rotasi 90° searah jarum jam: (x,
y) → (y, −x) |
|
•
Rotasi 180°: (x,
y) → (−x, −y) |
|
•
Rotasi 270° berlawanan jarum jam: (x,
y) → (y, −x) |
|
Rotasi
180° membuat kedua koordinat berganti tanda. Ini yang paling mudah
diidentifikasi! |
|
✏️ ALTERNATIF PENYELESAIAN |
|
Diketahui:
B(−9, 3) dirotasi dengan pusat (0,0), hasilnya B′(9, −3). |
|
Langkah
1: Perhatikan hubungan B(−9, 3) dan B′(9, −3) |
|
Langkah
2: 9 = −(−9) dan −3 = −(3), berarti kedua
tanda berubah |
|
Langkah
3: Cek rumus rotasi 180°: (x, y) → (−x, −y) |
|
Langkah
4: (−9, 3) → (−(−9), −3) = (9, −3) ✓ Cocok! |
|
Jadi
rotasi yang dilakukan adalah rotasi 180°. |
|
Nilai
a = 180. |
|
⭐ JAWABAN: D. 180 |
Soal No. 5 — Dilatasi (Perbesaran/Pengecilan)
|
SOAL NOMOR 5 |
|
Titik
P(−3, 8) didilatasikan dengan pusat (0, 0) dan faktor skala −2.
Bayangan
titik P adalah . . . . |
|
A. P′(−6, −16) |
|
B. P′(−5, 8) |
|
C. P′(6, 8) |
|
D. P′(6, −16) |
|
📚 MATERI SINGKAT:
Dilatasi |
|
Dilatasi
adalah transformasi yang memperbesar atau memperkecil suatu bangun dengan
faktor skala tertentu terhadap suatu pusat. |
|
Rumus
Dilatasi dengan Pusat O(0, 0): |
|
Titik (x, y) dilatasi dengan faktor skala
k →
(kx, ky) |
|
Faktor
skala k positif: bayangan searah titik asli dari pusat. |
|
Faktor
skala k negatif: bayangan berlawanan arah dari pusat (melewati pusat). |
|
Faktor
skala k = −2: ukuran 2× lebih besar DAN posisi berlawanan arah. |
|
✏️ ALTERNATIF PENYELESAIAN |
|
Diketahui:
P(−3, 8), pusat O(0,0), faktor skala k = −2. |
|
Langkah
1: Gunakan rumus: P′(kx, ky) = P′(−2 × x, −2 ×
y) |
|
Langkah
2: Hitung x′
→ −2 × (−3) = 6 |
|
Langkah
3: Hitung y′
→ −2 × 8 = −16 |
|
Langkah
4: Jadi bayangan P adalah P′(6, −16) |
|
Mudah
diingat: kalikan saja masing-masing koordinat dengan faktor skala k. |
|
Perhatikan:
karena k negatif, tanda kedua koordinat akan berubah! |
|
⭐ JAWABAN: D. P′(6, −16) |
RANGKUMAN RUMUS TRANSFORMASI GEOMETRI
|
Jenis
Transformasi |
Titik Asal |
Bayangan |
|
Refleksi sumbu-X |
(x, y) |
(x, −y) |
|
Refleksi sumbu-Y |
(x, y) |
(−x, y) |
|
Refleksi garis x = m |
(x, y) |
(2m − x, y) |
|
Translasi T(a, b) |
(x, y) |
(x + a, y + b) |
|
Rotasi 90° (CCW) |
(x, y) |
(−y, x) |
|
Rotasi 180° |
(x, y) |
(−x, −y) |
|
Rotasi 90° (CW) |
(x, y) |
(y, −x) |
|
Dilatasi k, pusat O(0,0) |
(x, y) |
(kx, ky) |
Selamat Belajar! 🌟

Posting Komentar untuk "PERCEPATAN MATERI TKA MATEMATIKA SMP MTs TRANSFORMASI GEOMETRI 1 (5 SOAL)"
Posting Komentar