PANDUAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN) 2026 SMP/MTs/SEDERAJAT

OSN merupakan ajang kompetisi bergengsi yang menjadi wadah bagi para murid berbakat untuk mengaktualisasikan kemampuan mereka di bidang sains. Tahun 2026 menandai babak baru dalam penyelenggaraan OSN dengan berbagai pembaruan dan penyempurnaan sistem yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembinaan talenta sains di Indonesia. Artikel berikut akan membahas secara komprehensif panduan OSN Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)/sederajat tahun 2026, memberikan wawasan mendalam tentang persiapan, pelaksanaan, hingga strategi sukses mengikuti kompetisi ini.

Mengenal OSN SMP/MTs/Sederajat 2026: Lebih dari Sekadar Kompetisi

OSN 2026 bukan hanya sebuah kompetisi akademik biasa. OSN adalah bagian integral dari Manajemen Talenta Nasional (MTN) yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dengan visi menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045, OSN dirancang sebagai sistem pembinaan berkelanjutan yang mengidentifikasi, mengembangkan, dan memfasilitasi murid berbakat di bidang sains.

Penguasaan Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) menjadi fondasi penting bagi kemajuan bangsa di era teknologi modern. OSN 2026 mengintegrasikan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang tidak hanya menekankan penguasaan konsep, tetapi juga kemampuan menerapkan pengetahuan secara kontekstual dalam penyelesaian masalah nyata.

Tiga Cabang Ajang OSN SMP/MTs/Sederajat 2026

OSN SMP/MTs/Sederajat 2026 menyelenggarakan kompetisi dalam tiga cabang utama:

1. Matematika - Menguji kemampuan logika, penalaran, dan penyelesaian masalah matematis

2. IPA - Mencakup konsep fisika dan biologi dengan pendekatan eksperimen

3. IPS - Mengintegrasikan geografi, ekonomi, sosiologi, dan sejarah

Setiap cabang dirancang untuk mengembangkan kompetensi spesifik yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer. Peserta dapat memilih satu cabang sesuai minat dan bakat mereka, dengan kesempatan untuk mengikuti cabang berbeda di tahun berikutnya jika meraih medali emas.

Tahapan Seleksi: Dari Sekolah/Madrasah hingga Nasional

OSN 2026 mengadopsi sistem seleksi bertingkat yang memberikan kesempatan adil bagi seluruh murid di Indonesia. Sistem tersebut dirancang untuk menjaring talenta terbaik melalui empat tahapan kompetisi yang semakin menantang:

1. OSN Tingkat Sekolah (OSN-S)

Tahap pertama dilaksanakan di setiap satuan pendidikan pada Januari – Februari 2026. Sekolah/Madrasah memiliki kewenangan penuh untuk menyelenggarakan seleksi internal dan memilih maksimal 5 peserta terbaik per cabang ajang. Ini adalah kesempatan emas bagi setiap murid untuk membuktikan kemampuan mereka di tingkat sekolah/madrasah.

2. OSN Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K)

Dijadwalkan pada 11 Juni 2026, OSN-K menggunakan sistem ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) dengan moda daring atau semi-daring. Setiap sekolah/madrasah dapat mengirimkan maksimal 5 peserta per cabang dengan pembatasan maksimal 2 peserta per sekolah yang lolos ke tahap provinsi. Durasi tes bervariasi: IPA dan IPS masing-masing 90 menit, sementara Matematika berlangsung 150 menit.

3. OSN Tingkat Provinsi (OSN-P)

Pelaksanaan OSN-P pada 9 Juli 2026 menampilkan peningkatan kompleksitas dengan durasi 120 menit untuk IPA dan IPS, serta 150 menit untuk Matematika. Setiap kabupaten/kota dapat mengirimkan maksimal 5 peserta per cabang dengan batasan 2 peserta per sekolah.

4. OSN Tingkat Nasional: Semifinal dan Final

Puncak kompetisi OSN 2026 terdiri dari dua tahap. Semifinal dilaksanakan secara daring pada 13 Agustus 2026 dengan 115 peserta per cabang yang mewakili seluruh provinsi dan SILN (Sekolah Indonesia di Luar Negeri). Dari semifinal, 50 peserta terbaik akan melaju ke final yang diselenggarakan secara luring pada 25 – 31 Agustus 2026.

Tahap final menghadirkan tantangan tertinggi dengan format berbeda untuk setiap cabang. Matematika menguji peserta dengan 10 soal uraian dalam dua hari. IPA menggabungkan tes teori dan praktikum laboratorium. Sementara IPS memadukan tes teori, observasi lapangan, dan presentasi penelitian mandiri yang menuntut kreativitas dan kemampuan komunikasi ilmiah.

Strategi Persiapan Menghadapi OSN 2026

Kesuksesan dalam OSN memerlukan persiapan matang yang dimulai jauh sebelum hari kompetisi. Berikut strategi komprehensif yang dapat diterapkan:

Persiapan Akademik

•  Pelajari silabus OSN yang telah dipublikasikan oleh Puspresnas secara menyeluruh

  Latihan soal-soal OSN tahun sebelumnya untuk memahami pola dan tingkat kesulitan

  Bergabung dengan komunitas belajar atau kelompok studi OSN di sekolah/madrasah

  Konsultasi rutin dengan guru pembimbing untuk membahas materi yang belum dikuasai

Persiapan Teknis dan Administratif

Aspek teknis sering terabaikan namun sangat krusial. Pastikan untuk:

•  Memahami sistem ANBK dan mengikuti uji coba yang disediakan panitia

• Melengkapi dokumen administratif: NISN, surat keterangan kepala sekolah/madrasah, dan pakta integritas

•   Memastikan koneksi internet stabil untuk tahap daring

• Menyiapkan perangkat komputer/laptop dengan spesifikasi memadai

Persiapan Mental dan Karakter

OSN tidak hanya menguji kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter. Kembangkan nilai-nilai religiusitas, integritas, nasionalisme, kemandirian, dan gotong royong yang menjadi fondasi OSN. Latih kemampuan manajemen stres, berpikir kritis, dan sportivitas. Ingatlah bahwa OSN adalah kompetisi sehat yang menjunjung tinggi etika akademik.

Sistem Pengawasan dan Integritas OSN 2026

OSN 2026 menerapkan sistem pengawasan berlapis yang ketat untuk menjamin kejujuran dan keadilan. Sistem tersebut melibatkan berbagai pihak mulai dari panitia pusat hingga pengawas silang di setiap lokasi tes.

Mekanisme Pengawasan

•  Pengawasan silang oleh guru dari sekolah/madrasah berbeda

  Live streaming YouTube untuk setiap ruang tes OSN-K dan OSN-P

 Sistem proctoring ANBK yang merekam aktivitas komputer peserta

•   Pengawasan via Zoom Meeting pada tahap semifinal nasional

Setiap pengawas, proktor, dan teknisi wajib menandatangani pakta integritas. Pelanggaran akan ditindak tegas dengan sanksi yang berjenjang sesuai tingkat keparahan, mulai dari peringatan, pengurangan nilai, hingga diskualifikasi permanen.

Kategori Pelanggaran dan Sanksi

OSN 2026 mengkategorikan pelanggaran menjadi tiga tingkat:

Pelanggaran Ringan: Seperti tidak mengenakan seragam atau membawa perangkat komunikasi, akan mendapat teguran lisan.

Pelanggaran Sedang: Berbicara tanpa izin atau meninggalkan tempat, nilai akan dikurangi 50%.

Pelanggaran Berat: Menyontek, manipulasi identitas, atau menyebarkan soal akan berakibat diskualifikasi dan tidak dapat mengikuti OSN tahun berikutnya.

Sistem Penilaian dan Penentuan Pemenang

Sistem penilaian OSN 2026 dirancang objektif dan transparan dengan kriteria yang jelas untuk setiap cabang dan tahapan.

Penilaian Matematika

OSN-K menggunakan 25 soal (nilai maksimal 100). OSN-P menguji dengan 20 isian singkat (nilai maksimal 100). Semifinal menggabungkan 8 isian singkat dan 2 uraian (nilai maksimal 60). Final menghadirkan 10 soal uraian dengan sistem penilaian rubrik (nilai maksimal 70).

Penilaian IPA

Dimulai dari 40 soal di OSN-K (nilai maksimal 160), OSN-P (nilai maksimal 260). Final nasional memadukan tes teori dan praktikum dengan total nilai maksimal 460, menguji tidak hanya pemahaman konsep tetapi juga keterampilan eksperimen.

Penilaian IPS

OSN-K dimulai dengan 60 soal (nilai maksimal 240). OSN-P menambahkan 8 isian singkat (nilai maksimal 280). Semifinal (nilai maksimal 280). Final menggabungkan tes teori dan presentasi penelitian mandiri dengan total nilai maksimal 480, menguji kemampuan analisis dan komunikasi ilmiah.

Penghargaan dan Apresiasi Prestasi

OSN 2026 memberikan penghargaan berjenjang yang mengapresiasi setiap pencapaian peserta:

• Peringkat 1 – 5: Medali Emas, sertifikat digital, dan uang pembinaan

• Peringkat 6 – 15: Medali Perak, sertifikat digital, dan uang pembinaan

  Peringkat 16 – 30: Medali Perunggu, sertifikat digital, dan uang pembinaan

  Peringkat 31 – 50: Sertifikat digital sebagai peraih Honorable Mention

Selain itu, terdapat penghargaan khusus untuk peserta terbaik keseluruhan (The Best Overall), teori terbaik, dan praktikum/presentasi terbaik di setiap cabang. Guru pembimbing yang berhasil mengantarkan murid ke tingkat nasional juga menerima sertifikat apresiasi.

Tips Sukses dari Para Juara OSN

Berdasarkan pengalaman para peraih medali OSN tahun-tahun sebelumnya, berikut beberapa tips berharga:

1. Mulai persiapan sedini mungkin, jangan menunggu menjelang kompetisi

2. Buat jadwal belajar konsisten dengan target mingguan yang terukur

3. Fokus pada pemahaman konsep, bukan hanya menghafal rumus atau fakta

4. Latihan soal secara teratur dengan simulasi kondisi ujian sesungguhnya

5. Jaga kesehatan fisik dan mental, istirahat cukup sebelum hari kompetisi

6. Manfaatkan semua sumber belajar: buku, video pembelajaran, diskusi kelompok

7.  Ikuti seluruh sosialisasi dan technical meeting dari panitia

8. Bangun mentalitas positif: OSN adalah kesempatan belajar, bukan tekanan

Dukungan dan Fasilitas Peserta

Puspresnas menyediakan berbagai dukungan untuk memastikan kelancaran peserta:

• Portal registrasi online yang user-friendly di https://daftar-bpti.kemendikdasmen.go.id/

• Web komunikasi ANBK untuk koordinasi teknis di https://anbk.kemendikdasmen.go.id/osnk/

 Helpdesk WhatsApp Kemendikdasmen di wa.me/6285282777740

 Call Center 177 untuk layanan publik

• Sistem pengaduan online melalui ULT Kemendikdasmen

OSN sebagai Investasi Masa Depan

OSN 2026 lebih dari sekadar kompetisi mencari juara. OSN 2026 adalah investasi bangsa untuk mencetak generasi pemimpin masa depan yang memiliki keunggulan akademik dan karakter kuat. Setiap tahapan OSN dirancang sebagai proses pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan ketahanan mental.

Bagi para murid yang akan mengikuti OSN 2026, ingatlah bahwa perjalanan ini akan membentuk karakter dan membuka peluang tak terbatas. Pengalaman mengikuti OSN, terlepas dari hasil akhir, akan menjadi bekal berharga dalam menghadapi tantangan akademik dan profesional di masa depan.

Persiapkan diri dengan sungguh-sungguh, ikuti setiap ketentuan dengan disiplin, dan tunjukkan integritas dalam setiap tahapan. OSN adalah panggung untuk menunjukkan kemampuan terbaik sambil membangun jaringan dengan sesama pecinta sains dari seluruh Indonesia.

Mari bersama-sama mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui pembinaan talenta sains yang berkualitas. Semoga artikel ini memberikan wawasan komprehensif dan motivasi untuk meraih prestasi terbaik di OSN 2026. Selamat mempersiapkan diri dan semoga sukses!

Informasi Penting:

       Pendaftaran portal registrasi: 1 – 28 Februari 2026

       Sosialisasi resmi: 29 Januari 2026

       Uji coba OSN-K: 5 – 8 Mei 2026

       Pelaksanaan OSN-K: 11 Juni 2026

       Website resmi: Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen

Artikel tersebut disusun berdasarkan Panduan Olimpiade Sains Nasional 2026 SMP/MTs/Sederajat yang diterbitkan oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Posting Komentar untuk "PANDUAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN) 2026 SMP/MTs/SEDERAJAT"