"BOCORAN" TAKLUKKAN SOAL MATEMATIKA PMB MTs NEGERI SALATIGA 2026: KUPAS TUNTAS MATERI SELEKSI TANPA RUMUS RUMIT!
Halo, calon murid baru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri
Salatiga! Wah, tahun 2026 ini kalian akan menghadapi seleksi Penerimaan Murid
Baru (PMB).
Tantangannya seru sekali, ya?
Tenang, Matematika itu bukan tentang menghafal rumus, tapi
tentang pola pikir.
Mari kita bedah materi-materi kunci yang muncul dalam soal matematika
seleksi PMB agar kalian siap tempur.
Berikut adalah panduan belajar lengkap agar kalian bisa
berlatih lebih luas!
1. Menaklukkan Dunia Pecahan dan Persentase
Dalam soal seleksi, membandingkan nilai pecahan adalah menu
wajib. Kamu harus mahir mengubah bentuk pecahan satu ke bentuk lainnya.
Membandingkan Pecahan
Untuk mengetahui mana yang lebih besar, cara paling mudah
adalah dengan menyamakan penyebut atau mengubahnya menjadi desimal.
Contoh Soal:
Di antara bilangan-bilangan pecahan berikut, manakah bilangan pecahan
yang paling besar?
A. A.
B. B.
C. C.
D. D.
Alternatif Penyelesaian:
Ubah ke bentuk desimal agar lebih jelas terlihat mana yang paling
besar:
· = 0,80
·
= 0,75
· ≈ 0,83
·
≈ 0,67
Jadi, bilangan pecahan yang paling besar adalah
Operasi Persentase
Ingat, n% itu sama dengan
Jika ada pembagian antar persentase, tanda persennya bisa
langsung "dicoret" atau saling meniadakan.
Contoh Soal:
Berapakah hasil dari ?
Alternatif Penyelesaian:
=
= 5
Hasilnya adalah 5 (atau 500%), bukan 5%.
Hati-hati terjebak!.
2. Logika Bilangan dan Operasi Terbalik
Ada soal tentang penulisan bilangan yang dikalikan, ditambah,
lalu dibagi.
Kunci menyelesaikan soal ini adalah Metode Mundur.
Contoh Soal:
Seseorang memikirkan sebuah bilangan. Jika bilangan tersebut
dikali 5, ditambah 10, lalu dibagi 2, hasilnya adalah 15.
Berapakah bilangan tersebut?
Alternatif Penyelesaian:
Kita kerjakan dari belakang dengan operasi lawan (kebalikan):
1. Hasil akhir →
15.
2. Lawan dari "dibagi 2"
adalah "dikali 2" → 15 × 2 = 30.
3. Lawan dari "ditambah 10"
adalah "dikurangi 10" → 30 – 10 = 20.
4. Lawan dari "dikali 5"
adalah "dibagi 5" → 20 : 5 = 4.
Jadi, bilangan aslinya adalah 4.
3. Barisan Aritmatika dan Jumlah Bilangan
Ada s yang terkait dengan jumlah deret bilangan yang dibagi
dengan banyak sukunya.
Ini sebenarnya adalah mencari Rata-rata (Mean).
Rumus Cepat:
Untuk mencari jumlah 1 + 2 + 3 + ... + n, gunakan rumus:
Contoh Soal:
Berapakah hasil dari (1 + 2 + 3 + ... + 100) dibagi 100?
Alternatif Penyelesaian:
1. Cari jumlahnya dulu:
= 50 × 101
= 5050.
2. Bagi dengan 100
5050 : 100 = 50,5.
Tips: Rata-rata dari urutan bilangan seperti ini selalu
(Angka Pertama + Angka Terakhir) dibagi 2.
(1 + 100) : 2 = 50,5.
Cepat, kan?
4. Keajaiban Sisa: Kalender dan Jam
Soal tentang "Hari apa setelah n hari" atau
"Pukul berapa setelah n jam" menggunakan prinsip Modulus (sisa
bagi).
Materi Hari (Siklus 7)
Karena satu minggu ada 7 hari, sehingga kita bagi bilangan
harinya dengan 7 dan lihat sisanya.
Contoh Soal:
Jika hari ini hari Rabu, maka hari apakah 100 hari lagi?
Alternatif Penyelesaian:
100 : 7 = 14 sisa 2.
Hitung 2 hari setelah Rabu: Kamis, Jumat.
Jadi, 100 hari lagi setelah hari Rabu adalah Jumat.
Materi Jam (Siklus 12)
Untuk jam analog (dua belasan), gunakan pembagi 12.
Contoh Soal:
Sekarang pukul 10.
Pukul berapakah 50 jam yang lalu?
Alternatif Penyelesaian:
50 : 12 = 4 sisa 2.
Hitung mundur 2 jam dari pukul 10: 9, 8.
Jadi, 50 jam yang lalu adalah pukul 8.
5. KPK dan Penerapannya
Soal tentang 3 (tiga) orang yang les bersama-sama adalah soal
KPK (Kelipatan Persekutuan terKecil).
Contoh Soal:
- Rani
les setiap 3 hari.
- Sari
les setiap 4 hari.
- Tini
les setiap 6 hari.
Kapan mereka les bersama lagi?
Alternatif Penyelesaian:
Cari KPK dari 3, 4, dan 6.
- Kelipatan
3: 3, 6, 9, 12, 15...
- Kelipatan
4: 4, 8, 12, 16...
- Kelipatan
6: 6, 12, 18...
KPK dari 3, 4, dan 6 adalah 12.
Mereka akan les bersama lagi setiap 12 hari sekali.
6. Perbandingan Berbalik Nilai
Sering menjebak!
Jika banyak hewan bertambah, waktu menghabiskan makanan
justru berkurang,
disebut perbandingan berbalik nilai.
Rumus Dasar:
Pekerja × Waktu = Beban Kerja
Contoh Soal:
5 ekor sapi dapat menghabiskan rumput di 1 lapangan dalam
waktu 10 jam. Berapa lama waktu yang dibutuhkan 1 ekor sapi untuk menghabiskan
rumput di 1 lapangan yang sama?
Alternatif Penyelesaian:
Ini logika sederhana: Kalau sapinya makin sedikit, makannya
makin lama.
- 5
sapi → 10 jam
- 1
sapi → 10 × 5 = 50 jam.
7. Pola Berpikir Kritis
Ada soal tentang banyak anggota keluarga yang menuntut
ketelitian dalam membaca kalimat sebagai syaratnya.
Contoh Soal:
Keluarga Pak Budi memiliki 3 anak perempuan. Setiap anak
perempuan memiliki 2 saudara laki-laki. Berapa jumlah total anak Pak Budi?
Logika:
Jangan mengalikan 3 × 2!
Saudara laki-laki itu adalah orang yang sama bagi ketiga anak
perempuan tersebut.
- Anak
perempuan: 3 orang.
- Anak
laki-laki: 2 orang.
- Total
anak: 3 + 2 = 5 orang.
Ditambah ayah dan ibu, total anggota keluarga adalah 7 orang.
8. Memahami Satuan Faktorial dan Angka Satuan
Faktorial (n!) adalah perkalian bilangan asli berurutan dari n
sampai 1.
Contoh Soal:
Tentukan angka satuan dari 1! + 2! + 3! + 4! + 5! + 6!.
Alternatif Penyelesaian:
- 1!
= 1
- 2!
= 2 × 1 = 2
- 3!
= 3 × 2 × 1 = 6
- 4!
= 4 × 3 × 2 × 1 = 24 (satuan 4)
- 5!
= 5 × 4 × 3 × 2 × 1 = 120 (satuan 0)
- 6!
= 6 × 5 × 4 × 3 × 2 × 1 = 720 (satuan 0)
Perhatikan bahwa 5! dan seterusnya akan selalu berakhiran 0.
Jadi, kita cukup menjumlahkan angka satuan dari 1! sampai dengan
4!
9. Tabel Logika
Untuk soal 3 anak yang belajar mata pelajaran berbeda di
tempat berbeda, gunakan Tabel Logika.
Contoh Soal:
Tiga teman: X, Y, Z belajar Kimia, Seni, dan Sejarah.
1. X tidak belajar Seni.
2. Y belajar di ruang 101 yang digunakan
untuk Kimia.
Siapa yang belajar Sejarah?
|
Nama |
Kimia |
Seni |
Sejarah |
|
X |
Salah |
Salah |
Benar |
|
Y |
Benar |
Salah |
Salah |
|
Z |
Salah |
Benar |
Salah |
Karena Y sudah Kimia, sehingga X dan Z tidak Kimia.
Karena X tidak Seni dan bukan Kimia, sehingga X pasti
Sejarah.
Tips Sukses Menghadapi PMB 2026:
1. Baca Teliti: Beberapa soal memiliki
jawaban "lebih dari satu".
Jangan hanya memilih satu pilihan
jika diminta memilih lebih dari satu yang benar.
2. Coret-coret: Gunakan kertas “orek-orekan”
untuk membuat ilustrasi atau tabel.
Jangan dibayangkan saja.
3. Manajemen Waktu: Jika ada soal yang
sangat panjang perhitungannya, lewati dulu dan kerjakan soal logika yang lebih
cepat.
Semangat belajar, adik-adik!

Posting Komentar untuk ""BOCORAN" TAKLUKKAN SOAL MATEMATIKA PMB MTs NEGERI SALATIGA 2026: KUPAS TUNTAS MATERI SELEKSI TANPA RUMUS RUMIT!"
Posting Komentar