BAYU FAUZI: Alumni MTs Negeri Salatiga (Lulus 2012), Sarjana Akuntansi IPK 3,95, Bersertifikat BNSP, dan Menguasai Accurate, Zahir, serta MYOB

PROFIL ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA
BAYU FAUZI
Lulus MTs Negeri Salatiga 2012 • Sarjana Akuntansi IPK 3,95 • Bersertifikat BNSP • Accurate, Zahir, MYOB

Di balik setiap angka yang tepat dalam laporan keuangan, ada orang yang teliti, sabar, dan bertanggung jawab. Salah satunya adalah Bayu Fauzi, alumnus Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Salatiga lulus 2012. Bayu kini menyandang tiga modal yang terbaca jelas dari rekam jejak profesionalnya: gelar Sarjana Akuntansi dengan IPK 3,95, sertifikasi Accounting Technician dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan kemampuan mengoperasikan Accurate, Zahir, serta Mind Your Own Business (MYOB). Dengan bekal itu, ia bekerja sebagai Business Process Outsourcing (BPO) Officer di Perseroan Terbatas (PT) Mitra Rajawali Buana, Jakarta, menangani pembayaran, penggajian, pajak, dan administrasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bagi klien perusahaan. Perjalanannya tidak lurus dan tidak instan, tetapi justru di situlah pelajarannya untuk murid-murid MTs Negeri Salatiga saat ini.

Artikel berikut membedah ketiga modal tersebut satu per satu: dari mana asalnya, apa buktinya, dan apa yang bisa ditiru oleh murid MTs Negeri Salatiga saat ini.

3,95
IPK Strata 1 (S1) Akuntansi, Universitas Bina Sarana Informatika
5
Pengalaman kerja/magang
2
Sertifikasi: BNSP & Zahir
3
Software akuntansi: Accurate, Zahir, MYOB

Awal Langkah: Dari Gudang Hotel di Kota Salatiga

Jejak karier Bayu dimulai pada bulan Agustus hingga Oktober 2013, setahun setelah ia lulus dari MTs Negeri Salatiga. Ia menjalani magang sebagai Warehouse Staff di Grand Wahid Hotel Salatiga. Tugasnya sangat konkret: menerima kiriman dari pemasok dan memeriksa kesesuaiannya dengan pesanan, memasukkan data barang ke sistem inventaris hotel, menata barang di gudang sesuai kategori, melayani permintaan barang dari departemen lain, memantau stok, hingga menjaga catatan persediaan tetap akurat.

Perhatikan pola kerjanya: cocokkan, catat, rapikan, pantau, akurat. Itulah fondasi yang akan muncul lagi dalam profil profesionalnya sebagai tenaga akuntansi. Rekonsiliasi di dunia keuangan pada dasarnya adalah pencocokan dua catatan dan itu sudah ia latih sejak di gudang. Pelajaran pertama untuk murid: pekerjaan pertama yang sederhana bukan pekerjaan yang kecil, sebab kebiasaan baik yang terbentuk di sana akan terbawa sampai jauh.

Empat Tahun Memimpin Toko di Jakarta

Dari bulan Juli 2015 sampai September 2019, Bayu menjabat Leader Operational Store di PT Titian Sari Boga, Jakarta. Ini adalah fase terpanjang dalam riwayat kerjanya, sekitar empat tahun tiga bulan. Data profilnya mencatat ia memotivasi tim staf toko untuk mencapai keunggulan operasional dan layanan pelanggan, mengawasi seluruh aspek operasional termasuk inventaris, penjualan, dan interaksi dengan pelanggan, menganalisis tren penjualan dan perilaku pelanggan, serta bekerja sama dengan tim keuangan untuk merekonsiliasi catatan dan menindaklanjuti selisih.

Dua hal menarik di sini. Pertama, kepemimpinan: ia dipercaya memimpin orang lain. Kedua, benang merah ke bidang keuangan sudah terlihat, karena ia berulang kali bersinggungan dengan angka, laporan, dan selisih yang harus dijelaskan.

Kembali ke Bangku Kuliah dan Mencetak IPK 3,95

Bayu lulus sebagai Sarjana Akuntansi di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Jakarta, tahun 2023, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95. Angka tersebut tergolong sangat tinggi. Ia juga tercatat sebagai Selected Member Accounting Student Association di kampus yang sama pada bulan Januari hingga Maret 2020, dengan kegiatan mengikuti forum dan diskusi yang menghadirkan para pemikir dan perusahaan di bidang akuntansi.

Pesan untuk murid MTs: prestasi akademik tinggi tidak mengenal usia. Seseorang yang sudah berpengalaman memimpin toko pun tetap bisa kembali belajar dan hasilnya bisa sangat gemilang. Yang menentukan adalah keputusan untuk memulai, bukan seberapa cepat Anda memulainya.

Mari kita baca angka 3,95 dengan kacamata matematika. Jika skalanya 4,00, maka 3,95 setara 3,95 ÷ 4,00 = 0,9875, atau 98,75% dari nilai maksimum. Selisihnya dari sempurna hanya 0,05 poin. Dalam akuntansi, selisih sekecil itu pun biasanya ditelusuri, dan kebiasaan memburu ketepatan seperti inilah yang cocok dengan karakter pekerjaan rekonsiliasi yang kini ia tekuni.

Lama Pengalaman Kerja (dalam Bulan)

Leader Operational Store (2015-2019): ±51 bulan
BPO Officer (2025-sekarang): ±22 bulan
Kasir (2023-2024): ±10 bulan
Magang BPPD Kabupaten Bogor (2022): ±3 bulan
Magang Gudang Grand Wahid Hotel (2013): ±3 bulan
Total tercatat: ±89 bulan (7 tahun 5 bulan).

Masuk ke Dunia Keuangan: Magang, Kasir, lalu BPO

Pada bulan Agustus hingga Oktober 2022, Bayu magang di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Bogor. Ia berkolaborasi dengan staf senior memantau kegiatan penerimaan pendapatan serta kepatuhan terhadap regulasi, membantu menganalisis data dan laporan keuangan untuk menemukan selisih atau ketidakwajaran pada catatan pendapatan, dan membantu menyusun presentasi atau laporan kinerja pendapatan.

Berikutnya, bulan Juni 2023 sampai Maret 2024, ia bekerja sebagai Kasir di PT Cakra Anugerah Jaya, Cimanggis, Jawa Barat. Selain melayani transaksi lewat sistem Point of Sale, ia mengumpulkan laporan pendapatan harian dari para penyewa atau gerai, menyusunnya ke basis data atau lembar kerja terpusat, berkoordinasi dengan manajer gerai bila ada selisih, dan berkomunikasi dengan bagian keuangan mengenai prosedur pelaporan. Sebagai kasir, tugasnya jauh tidak hanya menekan tombol mesin: ia sudah mengerjakan fungsi pengumpulan dan konsolidasi data pendapatan.

Sejak bulan Januari 2025 hingga sekarang, ia menjadi BPO Officer di PT Mitra Rajawali Buana, Jakarta. Rincian tugasnya sangat spesifik dan di sinilah kompetensinya paling terlihat.

Bidang Tugas BPO OfficerIsi Pekerjaan
PembayaranMemproses pembayaran rutin untuk seluruh klien dengan akurat dan tepat waktu
Rekonsiliasi bankMemperbarui dan merekonsiliasi transaksi bank secara berkala; rekonsiliasi bulanan data keuangan klien
PenggajianMenghitung gaji, termasuk Pajak Penghasilan/PPh 21 (WithHolding Tax/WHT 21), potongan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan; mengajukan laporan payroll untuk persetujuan
PerpajakanMenyiapkan dan memproses pembayaran pajak serta menyusun faktur pajak dari transaksi perusahaan
BPJSMengelola dan menyampaikan dokumen BPJS karyawan klien sesuai regulasi
Laporan keuanganMenyusun laporan seperti kas kecil (petty cash) dan rekonsiliasi bank; menyiapkan dokumen payroll, pajak, dan BPJS

Pekerjaan tersebut menuntut ketelitian tinggi karena kesalahan sekecil apa pun pada gaji, pajak, atau iuran BPJS berdampak langsung pada hak banyak orang.

Peta Perjalanan 2012-2025

TahunKeterangan
2012Lulus dari MTs Negeri Salatiga
2013Magang Warehouse Staff, Grand Wahid Hotel Salatiga
2015-2019Leader Operational Store, PT Titian Sari Boga, Jakarta
2020Anggota terpilih Accounting Student Association, UBSI
2022Sertifikasi Zahir (PT Zahir Internasional); magang di BPPD Kabupaten Bogor
2023Lulus S1 Akuntansi (IPK 3,95); sertifikasi Accounting Technician BNSP; mulai kerja sebagai kasir
2024Kursus Accurate Software (LPK Smart Plus) dan Pengolahan Data dengan Microsoft Excel (METC TEC)
2025BPO Officer, PT Mitra Rajawali Buana, Jakarta

Bersertifikat BNSP: Kompetensi yang Diakui Secara Resmi

Bayu tidak berhenti pada ijazah. Ia memegang sertifikasi Accounting Technician dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tahun 2023, yang sertifikasinya mencakup pemahaman mendalam tentang regulasi pajak dan pelaporan keuangan. Ia juga memiliki sertifikasi Zahir dari PT Zahir Internasional (2022). Pada tahun 2024, ia menambah kursus Accurate Software di LPK Smart Plus dan Pengolahan Data dengan Microsoft Excel di METC TEC, keduanya berlabel Data Analyst.

Sertifikat Accounting Technician dari BNSP diperoleh Bayu pada tahun 2023, tahun yang sama dengan kelulusan sarjananya. Keterangan sertifikasinya memberi empat penjelasan tentang nilai sertifikat ini: pemegangnya memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk memberikan layanan akuntansi berkualitas kepada perusahaan dan klien; cakupannya meliputi pemahaman mendalam tentang regulasi pajak dan pelaporan keuangan; pemegangnya dapat mengoptimalkan penggunaan sistem akuntansi perusahaan; dan sertifikat ini dapat menjadi batu loncatan kemajuan karier di bidang akuntansi.

Cermati kecocokannya dengan pekerjaan Bayu sekarang. Menghitung PPh 21, menyiapkan pembayaran pajak, dan menyusun faktur pajak adalah urusan regulasi pajak, sedangkan rekonsiliasi dan laporan kas kecil adalah urusan pelaporan keuangan. Ijazah menunjukkan bahwa seseorang menamatkan pendidikan; sertifikasi kompetensi menunjukkan bahwa kemampuan kerjanya diakui lembaga profesi. Keduanya saling melengkapi dan Bayu memiliki keduanya.

Daftar keahliannya: hard skills berupa keuangan, buku besar (general ledger), pembukuan, dan jurnal; technical skills berupa Microsoft Office, Zahir Accounting, MYOB Accounting, dan Accurate; serta soft skills berupa kerja sama tim, organisasi, dan manajemen. Perhatikan urutan belajarnya: gelar dulu, lalu sertifikasi kompetensi, lalu kursus alat kerja. Ia membangun bukti kemampuan dari tiga sisi sekaligus, yaitu teori, pengakuan profesi, dan keterampilan praktis.

Perangkat Kompetensi (tiga lapis pembuktian)
PendidikanS1 AkuntansiIPK 3,95 SertifikasiBNSP (2023)Zahir (2022) Alat KerjaAccurate, Zahir, MYOBMicrosoft Excel

Menguasai Accurate, Zahir, dan MYOB: Satu Logika, Tiga Aplikasi

Di bagian keahlian teknis, Bayu menguasai Microsoft Office, Zahir Accounting, MYOB Accounting, dan Accurate. Bukti pendukungnya tidak sama untuk setiap aplikasi.

AplikasiBukti Pendukung
AccurateKursus Accurate Software di LPK Smart Plus (2024)
Zahir AccountingSertifikasi Zahir dari PT Zahir Internasional (2022)
MYOB AccountingTercantum di keahlian teknis
Microsoft Office/ExcelKursus Pengolahan Data dengan Microsoft Excel di METC TEC (2024)

Ada hal yang menarik. Accurate, Zahir, dan MYOB berbeda tampilan dan menu, tetapi bertumpu pada logika yang sama: transaksi dicatat sebagai jurnal, jurnal bermuara ke buku besar, dan buku besar menghasilkan laporan. Bayu mencantumkan jurnal dan general ledger sebagai keahlian utama, sehingga masuk akal jika ia dapat berpindah antar-aplikasi.

Bagi murid MTs, pelajarannya mirip dengan belajar matematika: kuasai konsepnya, maka alatnya mudah diganti. Murid yang paham makna persamaan tidak akan bingung ketika soal ditulis dengan huruf yang berbeda.

5 Pelajaran dari Bayu Fauzi untuk Murid-Murid MTs Negeri Salatiga

  1. Mulailah dari yang ada. Magang gudang hotel di usia muda melatih ketelitian pencatatan yang relevan di bidang kerjanya sekarang.
  2. Kepemimpinan dibangun lewat tanggung jawab nyata. Empat tahun memimpin toko memberi pengalaman mengelola tim, stok, dan angka.
  3. Belajar kapan saja. Gelar sarjana dengan IPK 3,95 diraih lewat keputusan untuk melanjutkan pendidikan/kuliah.
  4. Kompetensi perlu bukti. Sertifikasi BNSP dan Zahir serta kursus Accurate dan Excel membuat kemampuan bisa diverifikasi oleh pihak lain.
  5. Ketelitian adalah nilai jual. Dalam pekerjaan payroll, pajak, dan BPJS, akurasi adalah inti pekerjaan, bukan pelengkap.

Penutup

Kisah Bayu Fauzi bukan cerita tentang jalan pintas. Dari gudang hotel di Salatiga, toko di Jakarta, ruang kuliah akuntansi, hingga meja payroll dan perpajakan, ia menyusun kariernya selapis demi selapis, dan kini membawa IPK 3,95, sertifikasi BNSP, serta kecakapan Accurate, Zahir, dan MYOB. Bagi murid MTs Negeri Salatiga, profil ini menegaskan satu hal: madrasah adalah titik berangkat yang kokoh, dan arah selanjutnya ditentukan oleh ketekunan, kemauan belajar, dan kejujuran dalam bekerja. Semoga profl ini mendorong murid untuk tidak ragu melangkah, sekecil apa pun langkah pertamanya.

Miftah Syarifuddin

Miftah Syarifuddin, anak ketiga dari 3 (tiga) bersaudara, lahir di Kab. Semarang, 24 Maret 1978. Ditetapkan sebagai Guru Matematika di Madrasah Ts anawiyah Negeri Salatiga sejak tahun 2003. Pendidikan dasar ditempuh di Madrasah Ibtidaiyah Pabelan, Kab. Semarang (1984 – 1989). Pendidikan menengah ditempuh di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Salatiga (1989 – 1992) dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Salatiga (1992 – 1995). Gelar Sarjana Sains (S.Si.) bidang Matematika diperoleh di Universitas Diponegoro Semarang (1995 – 2001). Gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) bidang Pendidikan Matematika diperoleh di Universitas Negeri Surabaya (2015 – 2017) melalui Program Beasiswa yang diadakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Beberapa judul buku yang pernah ditulis adalah “Algebraic Reasoning: Pendekatan Smart dalam Model Problem Based Learning”, “Conceptual Thinking: Proses Hebat dalam Problem Solving Matematika”, dan "Procedural Thinking vs Conceptual Thinking dalam Matematika: Which One to Win?".

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama