Soal TKA Matematika SMP/MTs Tahun 2026 Beserta Alternatif Penyelesaiannya (Part P)

ALTERNATIF PENYELESAIAN SOAL TKA MATEMATIKA SMP/MTs Tahun 2026
Sudut 72° dan (4x + 12)° pada Satu Garis Lurus:
Temukan Nilai x dalam 3 Langkah Saja!
Elemen Geometri dan Pengukuran • Subelemen Objek Geometri

Salah satu soal geometri Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) Tahun 2026 terlihat sederhana: ada dua garis yang berpotongan, dua sudut, dan satu variabel x. Namun, soal seperti ini sering membuat murid terpeleset karena ada pilihan jawaban pengecoh. Yuk, kita bahas pelan-pelan dengan cara yang mudah dipahami!

📝 Soal

Garis AB dan garis PQ berpotongan di titik Q seperti gambar berikut.

P A Q B 72° (4x + 12)°

Nilai x yang tepat adalah ....

A. 15°B. 24°
C. 69°D. 96°
🔑 Kunci Pikiran

Garis AB adalah garis lurus. Titik Q terletak pada garis itu. Sinar QP berdiri di atas garis AB dan membagi sudut lurus menjadi dua bagian: 72° dan (4x + 12)°. Sudut lurus ukurannya 180°. Jadi, dua sudut itu saling berpelurus: jumlahnya 180°.

🚀 Alternatif Penyelesaian Langkah demi Langkah

1 Kenali hubungan kedua sudut.
Sudut 72° dan sudut (4x + 12)° berada pada satu garis lurus AB, saling berdampingan, dan berhimpit di sinar QP. Artinya keduanya berpelurus.
2 Tulis persamaannya.
Jumlah sudut berpelurus = 180°, sehingga:
72° + (4x + 12)° = 180°
3 Selesaikan persamaan.
Jumlahkan bilangan yang sejenis: 72 + 12 = 84, sehingga
   4x + 84 = 180
Kurangi kedua ruas dengan 84:
   4x = 180 − 84
   4x = 96
Bagi kedua ruas dengan 4:
   x = 96 ÷ 4 = 24
Jadi, nilai x = 24° → jawaban yang tepat adalah B

✅ Periksa Jawabanmu (Jangan Dilewatkan!)

Masukkan x = 24 ke dalam sudut kedua, lalu jumlahkan dengan 72°.

BagianPerhitunganHasil
Sudut (4x + 12)°4 × 24 + 12 = 96 + 12108°
Jumlah kedua sudut72° + 108°180° ✔

Jumlahnya tepat 180°, jadi x = 24 benar. Ingat: yang ditanyakan adalah nilai x, bukan ukuran sudutnya. Ukuran sudut (4x + 12)° adalah 108°, sedangkan nilai x adalah 24.

72° 108° 72° + 108° = 180° (garis lurus)
Setelah x = 24, sudut kedua menjadi 108°

⚠️ Awas, Ini Jebakan pada Pilihan Jawaban!

PilihanKesalahan yang mungkin terjadiStatus
A. 15°Menganggap kedua sudut sama besar, yaitu 4x + 12 = 72, sehingga x = 15. Padahal tidak ada tanda bahwa keduanya sama.Salah
B. 24°Menggunakan jumlah sudut berpelurus = 180° dengan benar.Benar
C. 69°Tidak cocok dengan persamaan yang benar. Jika dicek, 4 × 69 + 12 = 288, lalu 72 + 288 = 360, bukan 180. Kemungkinan salah hitung atau salah memahami bahwa sudut yang saling berpelurus jumlahnya 360, bukan 180. Kalau sudut yang jumlahnya 360 disebut sudut satu putaran.Salah
D. 96°Berhenti di 4x = 96 dan lupa membagi 4. Itu adalah nilai 4x, bukan nilai x.Salah

💡 Infografis Ringkas

1. Lihat
Dua sudut ada di satu garis lurus
2. Ingat
Berpelurus: jumlah 180°
3. Hitung
72 + 4x + 12 = 180
x = 24
4. Cek
72 + 108 = 180 ✔
🏆 Kesimpulan

Jika dua sudut berdampingan berada pada satu garis lurus, jumlah keduanya adalah 180°. Dari soal ini, kita memperoleh 72 + (4x + 12) = 180, sehingga x = 24. Jawaban yang tepat adalah B. 24°. Selalu periksa kembali dengan memasukkan nilai x ke persamaan, supaya tidak tertipu pilihan jawaban pengecoh.

Mau latihan soal TKA Matematika SMP/MTs lainnya?
Kunjungi terus miftahmath.com dan bagikan alternatif penyelesaian ini kepada teman-temanmu!
Miftah Syarifuddin

Miftah Syarifuddin, anak ketiga dari 3 (tiga) bersaudara, lahir di Kab. Semarang, 24 Maret 1978. Ditetapkan sebagai Guru Matematika di Madrasah Ts anawiyah Negeri Salatiga sejak tahun 2003. Pendidikan dasar ditempuh di Madrasah Ibtidaiyah Pabelan, Kab. Semarang (1984 – 1989). Pendidikan menengah ditempuh di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Salatiga (1989 – 1992) dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Salatiga (1992 – 1995). Gelar Sarjana Sains (S.Si.) bidang Matematika diperoleh di Universitas Diponegoro Semarang (1995 – 2001). Gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) bidang Pendidikan Matematika diperoleh di Universitas Negeri Surabaya (2015 – 2017) melalui Program Beasiswa yang diadakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Beberapa judul buku yang pernah ditulis adalah “Algebraic Reasoning: Pendekatan Smart dalam Model Problem Based Learning”, “Conceptual Thinking: Proses Hebat dalam Problem Solving Matematika”, dan "Procedural Thinking vs Conceptual Thinking dalam Matematika: Which One to Win?".

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama