Soal Try Out TKA 1 MKKS Kota Salatiga – Matematika – Paket Utama Dan Alternatif Penyelesaiannya (Nomor 13)

🍩 MATEMATIKA SERU 🥛
Alternatif Penyelesaian Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) untuk murid Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs)

Pernah merasa bingung saat bertemu soal cerita? Tenang! Soal seperti ini sebenarnya sangat bersahabat kalau kita tahu triknya. Yuk, kita bedah bersama-sama sampai kamu berkata, “Oh, gampang ternyata!” 😄

📝 Soal

Saat jam istirahat, Dimas dan Farel pergi ke kantin sekolah. Dimas membeli 2 buah donat dan 3 kotak susu dengan harga Rp12.500. Sedangkan Farel membeli 5 buah donat dan 3 kotak susu dengan harga Rp24.500. Pada saat yang sama, Siska ingin membelikan jajanan untuk kelompok belajarnya yang beranggotakan 6 orang, di mana setiap anak mendapatkan masing-masing 2 buah donat dan 1 kotak susu.

Siska harus membayar ... di kantin tersebut.

A. Rp48.000
B. Rp52.000
C. Rp57.000
D. Rp60.000

🔍 Langkah 1: Baca Soal dan Catat Informasinya

Supaya tidak pusing, kita rapikan dulu datanya dalam tabel:

Pembeli Donat 🍩 Susu 🥛 Total Bayar
Dimas 2 3 Rp12.500
Farel 5 3 Rp24.500
Siska 6 × 2 = 12 6 × 1 = 6 ? (ditanya)

Perhatikan baris Siska: ada 6 anak, tiap anak dapat 2 donat dan 1 susu. Jadi Siska membeli 12 donat dan 6 kotak susu. Untuk tahu totalnya, kita harus mencari dulu harga satu donat dan harga satu kotak susu.

✏️ Langkah 2: Ubah ke Bentuk Matematika

Misalkan:

d = harga 1 buah donat
s = harga 1 kotak susu

Sehingga, kalimat dalam soal berubah menjadi dua persamaan:

Dimas : 2d + 3s = 12.500  …(1)
Farel : 5d + 3s = 24.500  …(2)

🎯 Langkah 3: Cari Harga Donat (Pakai Trik Eliminasi)

Lihat baik-baik: kedua persamaan sama-sama punya 3s. Artinya, kalau persamaan (2) dikurangi persamaan (1), bagian susunya akan hilang dengan sendirinya. Praktis!

5d + 3s = 24.500
2d + 3s = 12.500   (−)
────────────────
3d = 12.000
d = 12.000 : 3 = 4.000

Selisih pembelian Farel dan Dimas hanyalah 3 donat, dan selisih uangnya Rp12.000. Jadi, harga 1 donat = Rp4.000. 🍩

🥛 Langkah 4: Cari Harga Susu

Masukkan d = 4.000 ke persamaan (1):

2(4.000) + 3s = 12.500
8.000 + 3s = 12.500
3s = 12.500 − 8.000 = 4.500
s = 4.500 : 3 = 1.500

Jadi, harga 1 kotak susu = Rp1.500. 🥛

🧮 Langkah 5: Hitung Belanjaan Siska

Siska membeli 12 donat dan 6 kotak susu:

Barang Jumlah Harga Satuan Subtotal
Donat 🍩 12 Rp4.000 Rp48.000
Susu 🥛 6 Rp1.500 Rp9.000
Total yang harus dibayar Rp57.000
✅ Jangan Lupa Mengecek Jawaban!

Uji dengan data Farel: 5 donat + 3 susu = 5(4.000) + 3(1.500) = 20.000 + 4.500 = Rp24.500 ✔️ (cocok dengan soal). Artinya harga donat dan susu yang kita temukan sudah benar.

Jadi, Siska harus membayar
Rp57.000
Jawaban yang benar: C 🎉

💡 Tips Cepat untuk Soal Sejenis

1. Ubah nama barang menjadi huruf (misalnya d dan s).
2. Cari bagian yang sama di kedua persamaan, lalu eliminasi.
3. Setelah satu harga ketemu, substitusikan untuk mencari harga lainnya.
4. Baca kembali apa yang ditanyakan. Di soal ini bukan harga donat atau susu, tetapi total belanja 6 anak.
5. Selalu cek kembali dengan data soal.
Suka alternatif penyelesaian ini? 📚

Temukan lebih banyak alternatif penyelesaian soal matematika SMP/MTs yang mudah dipahami hanya di miftahmath.com. Bagikan ke teman-temanmu ya!

Kunjungi miftahmath.com →
Miftah Syarifuddin

Miftah Syarifuddin, anak ketiga dari 3 (tiga) bersaudara, lahir di Kab. Semarang, 24 Maret 1978. Ditetapkan sebagai Guru Matematika di Madrasah Ts anawiyah Negeri Salatiga sejak tahun 2003. Pendidikan dasar ditempuh di Madrasah Ibtidaiyah Pabelan, Kab. Semarang (1984 – 1989). Pendidikan menengah ditempuh di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Salatiga (1989 – 1992) dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Salatiga (1992 – 1995). Gelar Sarjana Sains (S.Si.) bidang Matematika diperoleh di Universitas Diponegoro Semarang (1995 – 2001). Gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) bidang Pendidikan Matematika diperoleh di Universitas Negeri Surabaya (2015 – 2017) melalui Program Beasiswa yang diadakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Beberapa judul buku yang pernah ditulis adalah “Algebraic Reasoning: Pendekatan Smart dalam Model Problem Based Learning”, “Conceptual Thinking: Proses Hebat dalam Problem Solving Matematika”, dan Procedural Thinking vs Conceptual Thinking dalam Matematika: Which One to Win?.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama