TKA DAN AN 2026: APA YANG BERUBAH DAN APA YANG PERLU KAMU TAHU?

TKA dan AN 2026 — miftahmath.com
∫ dx · ∑ · √n
f(x) = ax² + bx + c
lim(x→∞)
π ≈ 3.14159
e ≈ 2.71828
φ = (1+√5)/2
P(A|B) = P(B|A)·P(A)/P(B)
∇·E = ρ/ε₀
sin²θ + cos²θ = 1
det(A) ≠ 0

Kalau kamu seorang murid kelas 6, kelas 9, atau kelas 12, atau orang tua yang anaknya duduk di tingkat-tingkat tersebut, ada satu hal penting yang wajib dipahami sebelum tahun ajaran ini berakhir: Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) kini berjalan beriringan dalam satu pedoman yang baru.

Per 6 Maret 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menandatangani Keputusan Menteri Nomor 56 Tahun 2026 yang mengatur secara komprehensif bagaimana TKA dan AN diselenggarakan. Keputusan tersebut sekaligus mencabut pedoman sebelumnya (Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah/Kepmendikdasmen Nomor 95/M/2025) dan membawa sejumlah hal baru yang perlu dipahami oleh semua pihak yang terlibat.

Dulu Terpisah, Kini Digabung: Mengapa?

TKA adalah tes yang mengukur capaian akademik individual murid — hasilnya tercermin dalam Sertifikat Hasil TKA (SHTKA). Sementara AN berfungsi sebagai evaluasi sistem pendidikan secara keseluruhan , bukan menilai individu, melainkan menilai mutu sekolah, daerah, dan sistem pendidikan nasional.

TKA

Mengukur capaian akademik individu murid. Hasilnya berupa SHTKA, dokumen resmi yang menjadi bukti capaian nasional.

AN

Evaluasi sistem pendidikan, mutu sekolah, daerah, dan nasional. Bukan penentu kelulusan murid.

Kenapa Digabung?

Efisiensi sumber daya, waktu, dan beban peserta. Satu rangkaian, dua fungsi.

Penggabungan tersebut bukan berarti keduanya menjadi satu tes yang identik, keduanya tetap memiliki fungsi masing-masing, namun diselenggarakan dalam rangkaian yang terintegrasi.

Siapa Saja yang Wajib Ikut?

Peserta TKA dan AN adalah murid di jalur formal, nonformal, dan informal pada jenjang dasar dan menengah. Syarat utamanya: memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid dan aktif.

  • SD
    Kelas 6 Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau setara, termasuk Paket A / Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Ula
  • SMP
    Kelas 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau setara , termasuk Paket B / PKPPS Wustha
  • SMA
    Kelas 12 Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SML)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) program 3 tahun, atau setara
  • SMK
    Kelas 13 SMK program 4 tahun
📌 Catatan Penting Murid berkebutuhan khusus tetap bisa ikut selama tidak memiliki hambatan intelektual dan mampu mengerjakan secara mandiri. Murid Warga Negara Indonesia (WNI) di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di luar negeri pun wajib mengikuti TKA dan AN.

Mata Uji: Matematika Tetap Jadi Fondasi

Berikut mata uji berdasarkan jenjang:

Jenjang SD/MI dan SMP/MTs, 2 mata uji:

  • 1
    Bahasa Indonesia, termasuk soal Literasi Membaca dari AN
  • 2
    Matematika, termasuk soal Numerasi dari AN

Jenjang SMA/MA dan SMK/MAK, 4 komponen:

  • 1
    Bahasa Indonesia (wajib)
  • 2
    Matematika (wajib)
  • 3
    Bahasa Inggris (wajib)
  • 4
    2 Mata Pelajaran Pilihan dari daftar 19 – 20 pilihan yang tersedia
⭐ Sorotan untuk Pecinta Matematika Ada opsi Matematika Lanjutan sebagai mata pelajaran pilihan! Hal ini memberi ruang bagi murid yang unggul di bidang matematika untuk menunjukkan kompetensi lebih tinggi dari sekadar matematika wajib. Kesempatan untuk bersinar!

Sistem Penilaian: Dua Skala, Satu Tujuan

Salah satu hal teknis penting, sistem penilaian berbeda berdasarkan jenjang:

SD & SMP
0 – 100
Predikat Istimewa
≥ 95,00
SMA & SMK
200 – 800
Predikat Istimewa
≥ 725,00
Kategori Umum
Baik
Memadai
Kurang
Berlaku semua jenjang

Skala 200 – 800 untuk SMA/SMK mengingatkan pada sistem SAT atau TPS UTBK, dirancang agar nilai memiliki resolusi lebih tinggi dan lebih bermakna secara statistik.

Jadwal Pelaksanaan: Berapa Hari "Siap Tempur"?

Jenjang Hari Materi
SD/MI & SMP/MTs
2 hari
Hari 1 Matematika + Numerasi + Survei Karakter
Hari 2 Bahasa Indonesia + Literasi Membaca + Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar)
SMA/MA &
SMK/MAK

4 hari
Hari 1 Bahasa Indonesia + Literasi Membaca + Survei Karakter
Hari 2 Bahasa Inggris + Survei Lingkungan Belajar
Hari 3 Matematika + Numerasi
Hari 4 Mata Pelajaran Pilihan 1 + Pilihan 2

Setiap hari ada hingga 4 sesi bergilir. Sebelum hari H, ada dua tahapan wajib: Simulasi (uji coba infrastruktur) dan Gladi Bersih (latihan resmi melibatkan peserta nyata). Jangan pernah absen dari gladi bersih!

◆   AN Bukan Tentang Nilai Kamu   ◆

AN: Cermin Mutu Sekolah, Bukan Rapor Individu

Ini bagian yang paling sering disalahpahami. Banyak murid panik karena mengira nilai AN menentukan kelulusan atau masuk PTN. Itu keliru.

AKM

Asesmen Kompetensi Minimum , mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai indikator mutu pembelajaran.

Survei Karakter

Mengukur 8 dimensi profil lulusan: keimanan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi.

Sulingjar

Survei Lingkungan Belajar , diisi guru & kepala sekolah untuk mengukur kualitas proses pembelajaran dan iklim sekolah.

Hasil AN masuk ke Rapor Pendidikan sekolah, bukan rapor individu murid. Mengisi Survei Karakter dan Sulingjar dengan jujur adalah bentuk kontribusi nyata untuk kemajuan sekolahmu.

Soal TKA: Sebagian dari Pusat, Sebagian dari Daerah

Fakta yang jarang diketahui publik: untuk murid kelas 6 dan kelas 9, soal TKA tidak sepenuhnya dari pusat. Sebagian soal dikembangkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota bersama dinas pendidikan provinsi. Guru-guru berpengalaman di tiap daerah dilibatkan untuk menulis soal Bahasa Indonesia dan Matematika.

⚖️ Aturan Ketat Penulis Soal Penulis soal diwajibkan menjaga kerahasiaan penuh, tidak plagiat, tidak bias SARA, tidak berisi iklan atau nama tokoh hidup, dan harus membuat surat pernyataan bahwa mereka tidak berafiliasi dengan lembaga bimbingan belajar atau penerbit buku.

5 (Lima) Tips Konkret Menghadapi TKA dan AN 2026

  1. Kuasai Numerasi, Bukan Sekadar Hafal Rumus

    Soal Matematika TKA dirancang mengukur kemampuan bernalar, bukan menghafal. Latihan soal cerita, soal kontekstual, dan interpretasi data jauh lebih efektif dari sekadar drill rumus.

  2. Kenali Aplikasi Tes Sebelum Hari H

    Ikuti simulasi dan gladi bersih dengan serius. Pastikan kamu tahu cara login, navigasi antar soal, dan apa yang dilakukan jika ada kendala teknis, jangan baru belajar saat hari pelaksanaan.

  3. Pilih Mata Pelajaran (Mapel) Pilihan Sesuai Kekuatan, Bukan Ikut Teman

    Bagi murid SMA/SMK, dua mata pelajaran pilihan bisa jadi nilai tambah signifikan. Pilih berdasarkan kemampuan nyata dan minat, bukan tekanan sosial atau gengsi.

  4. Isi Survei Karakter dan Sulingjar dengan Jujur

    AN bukan tentang nilaimu sebagai individu. Mengisi dengan jujur adalah tanggung jawab kolektif untuk kemajuan sekolah dan sistem pendidikan di daerahmu.

  5. Pastikan Data Administrasi Beres Jauh-Jauh Hari

    NISN valid, data di Dapodik akurat, pas foto tersedia, dan Surat Pernyataan Keikutsertaan sudah ditandatangani. Jangan biarkan hal administratif menghambatmu di hari pelaksanaan.

Kesimpulan

Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026 bukan sekadar regulasi teknis yang kering. Di balik pasal-pasalnya, ada semangat besar: memotret kondisi pendidikan Indonesia secara jujur, adil, dan terstandar, mulai dari kemampuan akademik murid hingga kualitas lingkungan belajar di sekolah.

TKA memberimu kesempatan membuktikan kemampuan akademik di level nasional. AN memberi sekolahmu kesempatan untuk berkaca dan berbenah. Sebagai bagian dari ekosistem pendidikan matematika Indonesia, miftahmath.com mendukung penuh setiap upaya peningkatan mutu pembelajaran.

Tetap semangat belajar, tetap kritis dalam bernalar dan jadikan setiap tes sebagai cermin, bukan hantu yang menakutkan.

Artikel ini ditulis berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional, ditetapkan pada 6 Maret 2026.

Sumber regulasi: jdih.kemendikdasmen.go.id  ·  © miftahmath.com — Matematika untuk Semua

© 2026 miftahmath.com  ·  Matematika untuk Semua

Posting Komentar untuk "TKA DAN AN 2026: APA YANG BERUBAH DAN APA YANG PERLU KAMU TAHU?"