SOAL PERSIAPAN TES KEMAMPUAN AKADEMIK (TKA) SMP/MTs BESERTA ALTERNATIF PENYELESAIANNYA (PART CX)
Perhatikan gambar berikut.
Banyak pasangan segitiga yang kongruen adalah ....(Pilihan Ganda)
A. 4
B. 3
C. 2D. 1
ALTERNATIF PENYELESAIAN
📐 Menentukan Pasangan Segitiga yang Kongruen
1. Analisis Gambar dan Informasi yang Diberikan
Gambar menunjukkan trapesium ABCD dengan diagonal AC dan BD berpotongan di titik E.
Tanda Panah (→): Menunjukkan bahwa sisi AB sejajar dengan sisi DC (AB // DC).
Tanda Garis Kecil ( | ): Menunjukkan bahwa ukuran sisi AD sama panjang dengan sisi BC (AD = BC). Trapesium dengan ukuran kaki yang sama panjang disebut Trapesium Sama Kaki.
2. Mencari Pasangan Segitiga yang Kongruen
Dalam trapesium sama kaki ABCD, kita akan memeriksa beberapa pasang segitiga:
A. △ADB dan △BCA
Kita akan memeriksa apakah △ADB kongruen dengan △BCA.
Sisi Kaki: AD = B$ (Diketahui, tanda garis kecil).
Sisi Alas Bersama: AB = A$ (Sisi persekutuan).
Sudut Alas: Untuk trapesium sama kaki, sudut alasnya sama besar, yaitu ∠DAB = ∠CBA.
Dengan kriteria Sisi-Sudut-Sisi (s, sd, s), kita dapat menyimpulkan:
△ADB kongruen dengan △BCA
(Pasangan ke-1)
B. △ADC dan △BCD
Kita akan memeriksa apakah △ADC kongruen dengan △BCD.
Sisi Kaki: AD = BC (Diketahui, tanda garis kecil).
Sisi Atas Bersama: DC = DC (Sisi persekutuan).
Sudut Atas: Untuk trapesium sama kaki, sudut atasnya sama besar (ukuran sudut ADC = ukuran sudut BCD).
Karena AD = BC dan DC berimpit, kita bisa menggunakan kriteria Sisi-Sudut-Sisi (s, sd, s) jika kita mengetahui ∠ADC = ∠BCD. Ya, dalam trapesium sama kaki, ∠ADC = ∠BCD.
Dengan kriteria Sisi-Sudut-Sisi (s, sd, s), kita dapat menyimpulkan:
△ADC kongruen dengan △BCD
(Pasangan ke-2)
C. △ADE dan △BCE
Karena AB // DC, maka:
∠ACD dan ∠CAB adalah sudut berseberangan dalam, sehingga ∠ACD = ∠CAB.
∠CDB dan ∠DBA adalah sudut berseberangan dalam, sehingga ∠CDB = ∠DBA.
Dari kongruensi Pasangan ke-2 (△ADC kongruen dengan △BCD), kita tahu bahwa:
Ukuran panjang diagonalnya sama: AC = BD.
Karena △ADC kongruen dengan △BCD, maka unsur-unsur yang bersesuaian sama panjang, termasuk ukuran panjang diagonalnya (AC = BD).
Sisi Kaki: AD = BC (Diketahui, tanda garis kecil).
Mari kita gunakan properti kongruensi dari Pasangan ke-1 dan Pasangan ke-2.
Karena:
△ADB kongruen dengan △BCA ⇒ ∠ADB = ∠BCA.
AD = BC.
Mari kita gunakan kriteria Sudut-Sudut-Sisi (sd, sd, s):
Sisi Kaki: AD = BC (Sisi, s).
Sudut: ∠DAE = ∠CBE (Sudut di bawah alas).
Mari kita kembali ke properti trapesium sama kaki dan titik potong diagonal E.
Karena △ADB kongruen dengan △BCA (Pasangan ke-1), maka:
∠DAB = ∠CBA
∠ADB = ∠BCA
AC = BD
Perhatikan △ABE: Karena AC = BD, dan △ADE kongruen dengan △BCE (akan dibuktikan), maka sisa diagonalnya (AE = BE) dan (DE = CE).
Jika AE = BE, maka △ABE adalah segitiga sama kaki, sehingga ∠EAB = ∠EBA.
Sekarang kita buktikan △ADE dan △BCE:
Sisi: AD = BC (Diketahui).
Sudut: ∠ADE = ∠BCE (Sudut yang dibentuk oleh sisi kaki dan diagonalnya. Karena △ADC kongruen dengan △BCD, maka sudut-sudut ini bersesuaian dan sama besar).
Sudut: sudut DAE = sudut CBE.
∠DAE adalah ∠CAB.
Dari Pasangan ke-1 (△ADB kongruen dengan △BCA), kita tahu bahwa ∠DAB = ∠CBA.
Karena AE = BE (dari △ABE sama kaki) maka ∠EAB = ∠EBA.
∠DAE = ∠DAB − ∠EAB
∠CBE = ∠CBA − ∠EBA
Karena ∠DAB = ∠CBA$ dan ∠EAB = ∠EBA, maka ∠DAE = ∠CBE. (Sudut, sd)
∠ADE = ∠BCE (Sudut, sd)
Dengan kriteria Sudut-Sudut-Sisi (sd, sd, s):
(Pasangan ke-3)
D. △ABE dan △DCE
Kita akan memeriksa apakah △ABE kongruen dengan △DCE.
AB tidak sama panjang dengan DC.
AE = BE dan DE = CE.
AB // DC ⇒ △ABE sebangun dengan △DCE.
Kesimpulan: △ABE tidak kongruen dengan △DCE.
3. Kesimpulan Akhir
Banyak pasangan segitiga yang kongruen adalah 3:
△ADB kongruen dengan △BCA
△ADC kongruen dengan △BCD
△ADE kongruen dengan △BCE
(Pilihan jawaban B benar).


Posting Komentar untuk "SOAL PERSIAPAN TES KEMAMPUAN AKADEMIK (TKA) SMP/MTs BESERTA ALTERNATIF PENYELESAIANNYA (PART CX)"
Posting Komentar