MADRASAH SALATIGA MENGGETARKAN PANGGUNG OLIMPIADE SAINS NASIONAL TAHUN 2026!
Madrasah Salatiga Menggetarkan Panggung Olimpiade!
Daftar Lengkap Murid MI & MTs yang Lolos OSN-K 2026 ke Tingkat Provinsi
Tanggal 27 Juni 2026 menjadi hari yang panjang dinantikan oleh ribuan murid, guru, dan orang tua di seluruh Indonesia. Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), resmi merilis Pengumuman Hasil Penilaian Olimpiade Sains Nasional Kabupaten/Kota (OSN-K) Tahun 2026 melalui Surat Nomor 1194/B/H3/PN.00/2026. Pengumuman ini bukan sekadar daftar nama, tapi bukti nyata bahwa perjuangan panjang para murid dan dedikasi para pendidik telah berbuah hasil yang luar biasa.
Di balik angka-angka besar yang tersaji dalam dokumen resmi tersebut, ada kisah-kisah kecil yang mengharukan: anak-anak yang bangun pagi sebelum subuh untuk belajar, guru yang meluangkan waktu di luar jam sekolah untuk membimbing, dan orang tua yang tanpa lelah memberikan dukungan. Dan salah satu kota kecil di Jawa Tengah yang namanya kini makin harum di peta olimpiade sains nasional adalah Kota Salatiga.
OSN-K 2026 diselenggarakan pada 8 Juni 2026 untuk jenjang SD/MI/Sederajat, dan 11 Juni 2026 untuk jenjang SMP/MTs/Sederajat. Ini adalah seleksi tingkat kabupaten/kota yang menentukan siapa yang berhak melaju ke Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) 2026.
Skala dan Ketatnya Persaingan OSN-K 2026
Untuk benar-benar memahami betapa berharganya lolos OSN-K 2026, kita perlu melihat dahulu seberapa besar dan ketatnya kompetisi ini di tingkat nasional. Data resmi dari Puspresnas Kemendikdasmen menunjukkan angka yang sungguh mencengangkan:
🔬 IPA: 144.760 pendaftar → 139.533 peserta login → hanya 2.119 yang lolos (dari 447 Kab./Kota, 38 Provinsi + 1 SILN)
🌐 IPS: 127.887 pendaftar → 123.199 peserta login → hanya 2.062 yang lolos (dari 438 Kab./Kota, 38 Provinsi + 1 SILN)
➕ Matematika: 146.275 pendaftar → 140.088 peserta login → hanya 2.076 yang lolos (dari 440 Kab./Kota, 38 Provinsi + 1 SILN)
🔬 IPA: 75.433 pendaftar → 73.363 peserta login → hanya 2.224 yang lolos (dari 465 Kab./Kota, 38 Provinsi + 1 Sekolah Indonesia Luar Negeri/SILN)
🌐 IPS: 74.485 pendaftar → 72.434 peserta login → hanya 2.228 yang lolos (dari 465 Kab./Kota, 38 Provinsi + 1 SILN)
➕ Matematika: 74.901 pendaftar → 72.934 peserta login → hanya 2.219 yang lolos (dari 467 Kab./Kota, 38 Provinsi + 1 SILN)
Coba bayangkan: dari 144.760 anak yang mendaftar di cabang IPA Sekolah Dasar(SD)/Madrasah Tsanawiyah (MI) saja, hanya 2.119 yang berhasil menembus batas lolos ke OSN-P. Artinya, tingkat kelulusan hanya sekitar 1,46% dari total pendaftar! Bilangan tersebut bukan hanya mencerminkan tingkat persaingan yang luar biasa, tetapi juga menunjukkan bahwa setiap nama yang tercantum dalam daftar pemenang adalah sebuah keajaiban prestasi yang patut dirayakan.
Madrasah Salatiga: Bukan Sekadar Ikut, Tapi Jadi Pemenang!
Di antara ribuan sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia yang berjuang merebut tiket OSN-P, beberapa madrasah di Kota Salatiga berhasil membuktikan bahwa pendidikan berbasis keislaman tidak pernah kalah dalam persaingan akademik tertinggi sekalipun. Nama-nama madrasah dari Salatiga muncul dengan penuh kebanggaan di lampiran resmi pengumuman OSN-K 2026 dari Puspresnas.
"Keberhasilan murid madrasah Salatiga di OSN-K 2026 membuktikan bahwa integrasi nilai spiritual dan keunggulan akademik adalah formula yang tepat untuk mencetak generasi emas Indonesia."
Hasil MI (Madrasah Ibtidaiyah) Salatiga di OSN-K 2026
Pada jenjang SD/MI/Sederajat, dua MI dari Kota Salatiga berhasil mengantarkan murid-muridnya ke tahap OSN-P 2026. Berikut adalah data resmi yang tercantum dalam lampiran pengumuman Puspresnas:
| Peringkat | Cabang | Nama Murid | Madrasah | Kota |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Matematika | Ahmad Fayyadh Muwafiq Elhaq | MIS Maarif Asas Islam Kalibening | Kota Salatiga |
| 5 | IPA | Reza Gilang Sanjaya | MIS Ma'arif Mangunsari | Kota Salatiga |
Dua nama tersebut adalah wakil kebanggaan MI di Kota Salatiga. Reza Gilang Sanjaya dari MIS Ma'arif Mangunsari berhasil menoreh namanya di cabang IPA, sementara Ahmad Fayyadh Muwafiq Elhaq dari MIS Maarif Asas Islam Kalibening menembus batas di cabang Matematika. Dua nama, dua madrasah, dua bidang, semuanya lolos ke OSN-P 2026. Ini adalah bukti bahwa ekosistem pendidikan madrasah di Salatiga sedang tumbuh dengan sangat sehat.
Perlu dicatat bahwa dalam satu kota, berhasil menempatkan dua murid dari dua madrasah berbeda di dua cabang yang berbeda pula adalah pencapaian yang tidak mudah. Hal ini menunjukkan bahwa program pembinaan di MIS Ma'arif Mangunsari dan MIS Maarif Asas Islam Kalibening berjalan efektif dan terstruktur. Semoga prestasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi madrasah-madrasah ibtidaiyah lainnya di Salatiga untuk turut serta dan berprestasi di ajang serupa pada tahun-tahun mendatang.
🏆 MTs Negeri Salatiga — Menembus Ketatnya Seleksi Nasional!
Di antara MTs di seluruh Indonesia yang bersaing ketat memperebutkan tiket OSN-P 2026 bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs), nama MTs Negeri Salatiga berhasil muncul dengan membanggakan. Data resmi Puspresnas Kemendikdasmen mencatat satu murid dari MTs Negeri Salatiga berhasil lolos ke OSN-P 2026 bidang IPA:
Pencapaian Hanif Haya Alfafa ini bukan hal yang sederhana. Ia harus bersaing dengan seluruh peserta dari Kota Salatiga dan hanya 2.224 saja yang berhasil lolos se-Indonesia dari 75.433 pendaftar, dan Hanif adalah satu di antara yang sangat sedikit itu!
Hanif Haya Alfafa: Satu Nama, Sejuta Kebanggaan MTs Negeri Salatiga
Nama Hanif Haya Alfafa dari MTs Negeri Salatiga kini resmi tercantum dalam lampiran dokumen surat bernomor 1194/B/H3/PN.00/2026 yang ditandatangani oleh Kepala Puspresnas, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, S.E., M.Si., bertanggal 27 Juni 2026. Hanif lolos di cabang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai peringkat 1 Kota Salatiga dari total 2.224 peserta yang berhasil lolos secara nasional.
Setiap peserta yang dinyatakan lolos OSN-K ke jenjang OSN-P 2026 telah melewati dua tahapan penilaian yang ketat sesuai dengan ketentuan Puspresnas: pertama, penilaian administrasi yang mencakup kelengkapan Berita Acara Pelaksanaan, Pakta Integritas, dan tautan siaran langsung YouTube sebagai bukti transparansi pelaksanaan ujian; dan kedua, Tes Utama OSN-K yang menguji kemampuan intelektual peserta secara langsung. Hanif telah melewati kedua filter tersebut dengan hasil yang memukau.
Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting bagi MTs Negeri Salatiga. Di tengah persaingan yang semakin ketat antara sekolah-sekolah maupun madrasah-madrasah negeri dan swasta di Kota Salatiga — mulai dari SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Stella Matutina, hingga SMP Kristen Satya Wacana yang masing-masing juga menempatkan wakilnya di OSN-P 2026 — MTs Negeri Salatiga membuktikan diri sebagai kekuatan yang layak diperhitungkan. Hanif bukan sekadar nama dalam daftar; ia adalah simbol bahwa madrasah di Salatiga mampu bersanding dan bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik mana pun.
Peta Lengkap Prestasi OSN-K 2026: Semua Wakil Salatiga Jenjang SMP/MTs
Agar kita dapat melihat posisi MTs Negeri Salatiga secara utuh dalam konteks Kota Salatiga, berikut adalah data lengkap seluruh peserta dari Kota Salatiga pada jenjang SMP/MTs/Sederajat yang berhasil lolos ke OSN-P 2026:
| Peringkat | Cabang | Nama Murid | Sekolah/Madrasah |
|---|---|---|---|
| 1 | IPA | Hanif Haya Alfafa | MTs Negeri Salatiga |
| 2 | IPA | Lashira Nadia Sakhi | SMP Negeri 2 Salatiga |
| 3 | IPA | Neelkamal Yusuf Putra | SMP Negeri 1 Salatiga |
| 4 | IPA | Nicolas Rori Daniswara | SMP Stella Matutina Salatiga |
| 5 | IPA | Rafasya Caesar Alkhalifi | SMP Negeri 2 Salatiga |
| 1 | IPS | Andrea Jazzylin Labito | SMP Kristen Satya Wacana Salatiga |
| 2 | IPS | Kezia Evangelista | SMP Anak Terang Salatiga |
| 3 | IPS | Najwa Meisya Kurnia | SMP Negeri 1 Salatiga |
| 4 | IPS | Naufal Dzaky Anshari | SMP Negeri 1 Salatiga |
| 5 | IPS | Naura Syifa Ramadhani | SMP Negeri 2 Salatiga |
| 1 | Matematika | Hassan Fadhil Muhammad | SMP Negeri 2 Salatiga |
| 2 | Matematika | Kevin Nara Aditya | SMP Kristen 2 Salatiga |
| 3 | Matematika | Muhammad Ashif Barkhiya | SMP Islam Al-Azhar 18 Salatiga |
| 4 | Matematika | Oliver Nathanael Saputro | SMP Anak Terang Salatiga |
| 5 | Matematika | Reisha Akbar Wicaksono | SMP Negeri 6 Salatiga |
Dari tabel tersebut, terlihat jelas bahwa Kota Salatiga menghasilkan total 15 wakil di jenjang SMP/MTs yang lolos ke OSN-P 2026 — tersebar di tiga cabang: 5 di IPA, 5 di IPS, dan 5 di Matematika.
Yang membuat kehadiran Hanif Haya Alfafa dari MTs Negeri Salatiga semakin istimewa adalah ia menjadi satu-satunya wakil dari satuan pendidikan madrasah di jenjang SMP/MTs Salatiga yang berhasil lolos. Di antara 15 nama tersebut, namanya adalah perwakilan tunggal dunia madrasah, sebuah beban yang sekaligus menjadi kebanggaan besar.
Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Prestasi Ini?
Keberhasilan murid-murid dari madrasah Salatiga di OSN-K 2026 membuka beberapa pelajaran penting yang layak kita renungkan bersama:
- Madrasah adalah lembaga akademik kelas dunia. Stigma lama yang menyebutkan madrasah hanya unggul di bidang agama perlu segera dilepas. Hanif Haya Alfafa (MTs Negeri Salatiga, IPA), Ahmad Fayyadh Muwafiq Elhaq (MIS Maarif Asas Islam Kalibening, Matematika), dan Reza Gilang Sanjaya (MIS Ma'arif Mangunsari, IPA) adalah bukti hidup bahwa murid madrasah mampu bersaing di arena sains dan matematika bergengsi tingkat nasional.
- Ekosistem pembinaan yang kuat adalah kunci. Tidak ada prestasi yang lahir dari ruang hampa. Di balik setiap nama yang lolos, ada sistem pembinaan yang terstruktur, mulai dari identifikasi bakat sejak dini, program latihan intensif, hingga dukungan penuh dari keluarga dan institusi madrasah.
- Persaingan mendorong kemajuan. Salatiga adalah kota kecil, namun memiliki ekosistem sekolah yang sangat beragam — negeri, swasta, Kristen, Islam, terpadu — dan keberagaman inilah yang menciptakan iklim kompetisi sehat yang mengangkat standar akademik semua pihak.
- Satu lolos adalah inspirasi seribu lainnya. Keberhasilan Hanif Haya Alfafa dari MTs Negeri Salatiga tidak hanya milik dirinya sendiri, tapi sinyal kuat bagi ribuan murid MTs Negeri Salatiga lainnya bahwa mereka pun mampu mengikuti jejak yang sama, bahkan lebih.
Menuju OSN-P 2026 — Apa yang Harus Dipersiapkan?
Lolos OSN-K 2026 adalah langkah besar, namun perjalanan belum usai. Para murid yang berhasil lolos — termasuk Hanif Haya Alfafa, Ahmad Fayyadh Muwafiq Elhaq, dan Reza Gilang Sanjaya — kini berhak dan wajib bersiap untuk menghadapi Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) 2026.
Berdasarkan dokumen resmi Puspresnas, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan menjelang OSN-P. Satuan pendidikan diwajibkan memetakan status pelaksanaan Uji Coba OSN-P pada tanggal 27–29 Juni 2026 melalui Web Komunikasi TKA. Adapun pelaksanaan Uji Coba OSN-P sendiri telah mengalami perubahan jadwal, dari yang semula 30 Juni–1 Juli 2026 menjadi 1–2 Juli 2026.
Selain itu, Dinas Pendidikan Kab./Kota diberikan wewenang untuk menerbitkan Surat Keputusan (SK) pemenang OSN-K, mengumumkan dan menyosialisasikan peserta OSN-P, serta memberikan sertifikat dan/atau penghargaan kepada peserta maupun pemenang OSN-K. Ini berarti para murid dari madrasah Salatiga yang lolos juga berhak mendapatkan pengakuan resmi atas prestasi mereka dari pemerintah daerah setempat.
Untuk informasi lengkap tentang hasil OSN-K 2026 dan daftar peserta OSN-P, masyarakat dapat mengaksesnya secara langsung di laman resmi: https://pusatprestasinasional.kemendikdasmen.go.id sesuai provinsi masing-masing.
Selamat dan Teruslah Bersinar!
Kepada Hanif Haya Alfafa dari MTs Negeri Salatiga, Ahmad Fayyadh Muwafiq Elhaq dari MIS Maarif Asas Islam Kalibening, dan Reza Gilang Sanjaya dari MIS Ma'arif Mangunsari, selamat! Kalian telah membuktikan bahwa madrasah di Kota Salatiga mampu berdiri tegak di antara pesaing-pesaing terbaik dari seluruh penjuru negeri.
Kepada seluruh guru, pembina, dan orang tua yang telah mendampingi perjuangan ini, terima kasih atas dedikasi tanpa batas yang kalian berikan. Keberhasilan murid adalah cermin dari ketulusan hati seorang pendidik.
Dan kepada seluruh pembaca miftahmath.com, mari kita jadikan berita gemilang ini sebagai bahan bakar semangat. Jika anak-anak madrasah di Salatiga bisa menembus para pesaing, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bermimpi lebih besar. OSN-P 2026 sudah di depan mata dan kita yakin, Salatiga akan kembali mengharumkan namanya di peta prestasi nasional.
🌟 Madrasah Salatiga — Berakhlak, Berprestasi, Membanggakan! 🌟

Posting Komentar untuk "MADRASAH SALATIGA MENGGETARKAN PANGGUNG OLIMPIADE SAINS NASIONAL TAHUN 2026!"
Posting Komentar