Berlatih Soal TKA Matematika SD MI dan Alternatif Penyelesaiannya (Pretes 1)

Pretes 1: 5 Soal Persiapan TKA Matematika SD/MI
Beserta Alternatif Penyelesaian Super Mudah!
Dibahas langkah demi langkah dengan gambar, tabel, dan infografis ✨

Halo, murid-murid hebat! 👋 Kali ini kita membahas lima soal Pretes 1 Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika Sekolah Dasar/Madrasah Tsanawiyah (SD/MI). Soal-soalnya seru: ada bilangan prima, penjumlahan bilangan genap, target barang pabrik, pendakian gunung, sampai jual-beli beras. Bacalah pelan-pelan, gambarlah bila perlu, dan ingat: matematika itu bukan dihafal, tetapi dipahami. Yuk, kita mulai!

📝 SOAL NOMOR 1

❓ Pertanyaan:
Bilangan prima di antara bilangan 1 sampai 5 adalah ....
Pilihlah jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.
☐ A. 1    ☐ B. 2    ☐ C. 3

💡 ALTERNATIF PENYELESAIAN

Ingat dulu: bilangan prima adalah bilangan yang tepat punya dua faktor, yaitu 1 dan bilangan itu sendiri.

1
Periksa tiap bilangan
Kita cek satu per satu dengan mencari faktornya.
BilanganFaktornyaBanyak faktorPrima?
111❌ Bukan
21, 22✅ Ya
31, 32✅ Ya
41, 2, 43❌ Bukan
51, 52✅ Ya (tak ada di pilihan)
Garis Bilangan 1 sampai 51bukan prima2PRIMA ✔3PRIMA ✔4bukan prima5tak ada di pilihan
2
Cocokkan dengan pilihan
A. 1 bukan prima (hanya punya satu faktor). B. 2 prima. C. 3 prima.

Catatan: 5 juga prima, tetapi 5 tidak ada di pilihan jawaban.

✅ Jawaban: B. 2 dan C. 3
📝 SOAL NOMOR 2

❓ Pertanyaan:
Hasil dari bilangan genap antara 1 sampai 10 jika dijumlahkan menjadi ....
A. 55   B. 30   C. 25   D. 15

💡 ALTERNATIF PENYELESAIAN
1
Tulis bilangan genapnya
Bilangan genap habis dibagi 2: 2, 4, 6, 8, 10.
2
Jumlahkan dengan cara cerdas
Pasangkan dari ujung supaya mudah: 2 + 8 = 10 dan 4 + 6 = 10. Lalu tambahkan 10 yang tersisa.
PasanganHasil
2 + 810
4 + 610
10 (sendirian)10
Total30
3
Periksa dengan cara biasa
2 + 4 + 6 + 8 + 10 = 6 + 6 + 8 + 10 = 12 + 8 + 10 = 30. ✔

Catatan: karena hanya 30 yang cocok dengan pilihan, kata “1 sampai 10” di sini berarti 10 ikut dihitung. Tanpa 10, hasilnya 20 dan tidak ada di pilihan.

✅ Jawaban: B. 30
📝 SOAL NOMOR 3

❓ Pertanyaan:
Sebuah pabrik dalam 4 hari pertama mampu menghasilkan 230 barang per hari. Jika pabrik ingin mencapai target 2.000 barang dalam 1 minggu (7 hari), banyak minimal barang yang harus dihasilkan per hari selama 3 hari berikutnya adalah ... barang.
A. 340   B. 360   C. 380   D. 400

💡 ALTERNATIF PENYELESAIAN
7 hari = 4 hari pertama + 3 hari berikutnyaHari 1230Hari 2230Hari 3230Hari 4230Hari 5?Hari 6?Hari 7?4 × 230 = 920 barangsisa 1.080 : 3 = 360
1
Hitung hasil 4 hari pertama
230 × 4 = 920 barang.
2
Hitung kekurangan target
2.000 − 920 = 1.080 barang yang masih harus dibuat.
3
Bagi rata untuk 3 hari
1.080 : 3 = 360 barang per hari.
4
Buktikan
920 + (360 × 3) = 920 + 1.080 = 2.000. ✔ Tepat sesuai target.
✅ Jawaban: B. 360
📝 SOAL NOMOR 4

❓ Pertanyaan:
Roni hendak mendaki gunung yang memiliki ketinggian 2.000 mdpl. Ia memulai perjalanan dari ketinggian 140 mdpl. Di sisa hari yang ada, Roni mendaki sebanyak 200 mdpl dan memutuskan untuk melanjutkan pendakian keesokan harinya. Sisa ketinggian yang harus didaki oleh Roni adalah ... mdpl.
A. 1.000   B. 1.060   C. 1.600   D. 1.660

💡 ALTERNATIF PENYELESAIAN
Perjalanan Roni di Gunung140 mdpl (awal)340 mdpl (sekarang)2.000 mdpl (puncak)?
1
Cari posisi Roni sekarang
Mulai dari 140 mdpl, naik 200 mdpl: 140 + 200 = 340 mdpl.
2
Hitung sisa menuju puncak
2.000 − 340 = 1.660 mdpl.
3
Periksa
340 + 1.660 = 2.000. ✔

⚠️ Hati-hati jebakan: 2.000 − 200 = 1.800 itu salah, karena Roni tidak mulai dari 0 mdpl. Ia sudah berada di 140 mdpl sejak awal. (Pilihan C, 1.600 = 2.000 − 140 − 260, juga bukan jawabannya.)

✅ Jawaban: D. 1.660
📝 SOAL NOMOR 5
📖 Stimulus:
Pak Danang memiliki persediaan 25 karung beras. Setiap karung berisi 45 kg beras. Ia mengemas kembali beras tersebut sama banyak ke dalam beberapa karung. Setiap karung berisi 5 kg beras. Harga setiap karung beras tersebut Rp52.000. Pada hari Senin, karung beras yang berhasil terjual sebanyak 15 karung beras.

❓ Pertanyaan:
Berdasarkan teks tersebut, berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

PernyataanBenarSalah
Banyak beras yang belum terjual adalah 205 karung.○○
Hasil penjualan beras pada hari Senin adalah Rp780.000.○○
Jika seluruh beras habis terjual, maka hasil penjualan beras seluruhnya adalah Rp11.700.000.○○

💡 ALTERNATIF PENYELESAIAN
Alur Penghitungan Pak Danang25 karung× 45 kg1.125 kg: 5 kg225 karungkecilTerjual 15sisa 210
1
Cari total beras
25 × 45 kg = 1.125 kg. (Cara mudah: 25 × 45 = 25 × 40 + 25 × 5 = 1.000 + 125.)
2
Cari banyak karung baru
1.125 kg : 5 kg = 225 karung.
3
Periksa pernyataan pertama
Belum terjual: 225 − 15 = 210 karung. Pernyataan menulis 205 karung, jadi SALAH ❌.
4
Periksa pernyataan kedua
Hasil Senin: 15 × Rp52.000 = 10 × 52.000 + 5 × 52.000 = 520.000 + 260.000 = Rp780.000. Cocok, jadi BENAR ✅.
5
Periksa pernyataan ketiga
Jika semua habis: 225 × Rp52.000 = (200 × 52.000) + (25 × 52.000) = 10.400.000 + 1.300.000 = Rp11.700.000. Cocok, jadi BENAR ✅.
PernyataanBenarSalahAlasan singkat
1. Belum terjual 205 karung✓Seharusnya 210 karung
2. Hasil Senin Rp780.000✓15 × 52.000 = 780.000
3. Semua terjual Rp11.700.000✓225 × 52.000 = 11.700.000
✅ Jawaban: (1) Salah, (2) Benar, (3) Benar
🌟 RANGKUMAN CEPAT
No.JawabanKunci cepat
1B dan CPrima: tepat dua faktor
2B. 302 + 4 + 6 + 8 + 10
3B. 360(2.000 − 920) : 3
4D. 1.6602.000 − (140 + 200)
5Salah, Benar, Benar225 karung; 210 sisa; 52.000 per karung

Pesan untuk murid: baca soal dengan teliti, tulis yang diketahui, lalu periksa kembali jawabanmu. Soal cerita bukan untuk ditakuti, tetapi untuk diselesaikan satu langkah demi satu langkah! 💪

📌 Kunjungi terus miftahmath.com untuk alternatif penyelesaian soal TKA, olimpiade, dan materi matematika lainnya.

Miftah Syarifuddin

Miftah Syarifuddin, anak ketiga dari 3 (tiga) bersaudara, lahir di Kab. Semarang, 24 Maret 1978. Ditetapkan sebagai Guru Matematika di Madrasah Ts anawiyah Negeri Salatiga sejak tahun 2003. Pendidikan dasar ditempuh di Madrasah Ibtidaiyah Pabelan, Kab. Semarang (1984 – 1989). Pendidikan menengah ditempuh di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Salatiga (1989 – 1992) dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Salatiga (1992 – 1995). Gelar Sarjana Sains (S.Si.) bidang Matematika diperoleh di Universitas Diponegoro Semarang (1995 – 2001). Gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) bidang Pendidikan Matematika diperoleh di Universitas Negeri Surabaya (2015 – 2017) melalui Program Beasiswa yang diadakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Beberapa judul buku yang pernah ditulis adalah “Algebraic Reasoning: Pendekatan Smart dalam Model Problem Based Learning”, “Conceptual Thinking: Proses Hebat dalam Problem Solving Matematika”, dan "Procedural Thinking vs Conceptual Thinking dalam Matematika: Which One to Win?".

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama