SIGIT RIZAL HIDAYAT: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA (LULUS 2015), JUARA 1 TELKOMSEL URVIDEO COMPETITION 2019, PENYUNTING KONTEN INDOSAT, AUTO2000, DAN SILOAM HOSPITALS
|
PROFIL ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA
SIGIT RIZAL HIDAYAT
Video Editor & Videographer • Juara 1 Telkomsel URVideo Competition 2019
|
Di era ketika hampir setiap orang menggenggam telepon seluler (ponsel) dan menonton video berjam-jam setiap hari, ada orang-orang di balik layar yang menentukan apa yang kita lihat, bagaimana kita merasakannya, dan seberapa lama kita bertahan menontonnya. Mereka adalah para editor video. Salah satu dari mereka adalah Sigit Rizal Hidayat, alumni Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Salatiga yang lulus pada tahun 2015, dan kini dikenal sebagai penyunting konten untuk brand-brand besar.
Sigit kini berkarya sebagai Video Editor & Videographer di Jakarta. Ia memiliki lebih dari enam tahun pengalaman mengambil gambar dan menyunting konten video personal maupun komersial. Namanya tercatat dalam jejak kerja media Narasi TV, kanal Prakarsa.ID, hingga kini di GROW ASIA (STEB Group), tempat ia menangani brand-brand besar.
| (1) Lulus MTs Negeri Salatiga 2015; (2) Juara 1 Telkomsel URVideo Competition 2019 melalui film pendek Makan Bersama sebagai editor; (3) kini di GROW ASIA (STEB Group) menangani brand Indosat, Auto2000, Siloam Hospitals, juga Sunpride dan Komix, dari pra produksi sampai pasca produksi. |
|
6+
tahun pengalaman |
4
institusi media & agensi |
1
gelar Juara 1 (2019) |
8
keterampilan perangkat lunak |
1. Awal: Dari Madrasah di Salatiga
Setiap perjalanan besar punya titik awal. Bagi Sigit, titik awal tersebut adalah MTs Negeri Salatiga, tempat ia menamatkan pendidikan menengah pertama dan lulus pada tahun 2015. Masa di madrasah adalah masa membentuk kebiasaan: disiplin hadir tepat waktu, belajar bersama teman, dan mengenal berbagai bidang. Dari sinilah langkah berikutnya diambil.
Setelah MTs, Sigit melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Salatiga pada jurusan Teknik Elektronika (lulus tahun 2018). Kemudian ia menempuh Sarjana (Strata/S1) Film dan Televisi di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta (lulus tahun 2022). Jika diperhatikan, lintasan tersebut menarik: dari dunia rangkaian elektronik yang menuntut ketelitian, menuju dunia film dan televisi yang menuntut rasa dan cerita. Dua dunia tersebut tampak berjauhan, tetapi keduanya sama-sama bertumpu pada ketelitian teknis.
Jejak Pendidikan
| Jenjang | Lembaga | Bidang | Tahun Lulus |
|---|---|---|---|
| MTs | MTs Negeri Salatiga | Pendidikan menengah pertama | 2015 |
| SMK | SMK Negeri 2 Salatiga | Teknik Elektronika | 2018 |
| S1 | Institut Seni Indonesia Surakarta | Film dan Televisi | 2022 |
2. Bukti: Juara 1 Telkomsel URVideo 2019
Banyak orang baru mulai berkarya setelah memegang jabatan. Sigit justru lebih dulu membuktikan kemampuan lewat proyek pribadi pada rentang 2018–2021. Dua karyanya:
| Karya (Film Pendek) | Peran | Capaian |
|---|---|---|
| Makan Bersama (2019) | Editor | Juara 1 Telkomsel URVideo Competition 2019 |
| SI"NOM (2020) | Editor | Layar Komunitas, 16th Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2021 |
Pelajarannya jelas: tidak perlu menunggu status atau jabatan untuk mulai berkarya. Dua film pendek tersebut lahir dari proyek pribadi, tetapi menghasilkan pengakuan nyata, satu juara kompetisi dan satu penayangan di program sebuah festival film Asia.
3. Masuk Dapur Media: Magang hingga Editor di Narasi TV
Tangga profesional Sigit dimulai dari bawah. Pada September 2021 hingga Februari 2022 ia menjalani magang sebagai Video Editor di Narasi TV. Selama magang, ia terlibat pada program Narasi Ecosystem, Komunitas Narasi, dan Klub Buku Narasi. Magang tidak sekadar mengisi waktu, tapi pintu masuk. Terbukti, sebulan setelah magang berakhir, Sigit kembali ke Narasi TV sebagai editor penuh.
Pada Maret hingga Desember 2022, ia menjabat sebagai Video Editor (News, Podcast, Reels) di Narasi TV. Ragam programnya menunjukkan keluasan format yang ia kuasai: Narasi Explains (YouTube), News Daily, Tech It Easy, dan WMNLyfe (Instagram). Ia bekerja dari konten berita, penjelasan isu, teknologi, hingga gaya hidup. Itu berarti satu editor harus lincah berpindah “bahasa visual” dari program ke program.
4. Prakarsa.ID: Cerita Panjang yang Menyentuh Isu Hidup Sehari-hari
Dari Maret 2023 hingga Januari 2025, Sigit bekerja sebagai Video Editor di Prakarsa.ID. Judul-judul video memperlihatkan tema yang dekat dengan kehidupan anak muda dan masyarakat: “Melewati Quarter Life Crisis”, “Nusantara Surganya ‘HEALING’”, dan “Menulis Lagu Untuk Masa Depan”. Dari judulnya saja tampak bahwa tugas seorang editor bukan sekadar memotong gambar, melainkan membantu sebuah cerita sampai pada penonton dengan irama yang tepat. Masa ini juga merupakan periode terpanjang Sigit di satu tempat kerja, sekitar dua tahun.
5. GROW ASIA (STEB Group): Menangani Indosat, Auto2000, Siloam Hospitals, dan Brand Raksasa Lainnya
Sejak Agustus 2025 hingga kini, Sigit menjadi Video Editor & Videographer di GROW ASIA (STEB Group). Tanggung jawabnya mencakup brand komersial seperti Indosat, Sunpride, Auto2000, Siloam Hospitals, Komix, dan lainnya. Ia bekerja berdampingan dengan Social Media Specialist untuk mengeksekusi konten video setiap brand dari pra produksi, produksi, sampai pasca produksi sesuai jadwal, dengan target kualitas tinggi.
Peran ganda sebagai editor sekaligus videografer berarti Sigit menguasai dua ujung proses: menangkap gambar di lapangan dan merangkainya di meja penyuntingan. Itu bukan perkara mudah, sebab setiap brand membawa karakter, target audiens, dan gaya visual yang berbeda. Ia mempunyai kemampuan “mengikuti editing style dan shooting style sesuai objektif video”, yaitu kelenturan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan klien, bukan memaksakan selera pribadi.
Karya
| Brand / Program | Tempat Kerja | Tautan |
|---|---|---|
| Indosat | GROW ASIA | Tonton di Instagram |
| Auto2000 | GROW ASIA | Tonton di Instagram |
| Siloam Hospitals | GROW ASIA | Tonton di Instagram |
| Narasi Explains | Narasi TV | Tonton di YouTube |
| Melewati Quarter Life Crisis | Prakarsa.ID | Tonton di YouTube |
| Menulis Lagu Untuk Masa Depan | Prakarsa.ID | Tonton di YouTube |
6. Linimasa Perjalanan 2012–2026
Batang menunjukkan masa menuju kelulusan dari MTs Negeri Salatiga (lulus 2015) dan rentang pekerjaan; penanda belah ketupat menunjukkan tahun kelulusan SMK dan S1.
Grafik Lama Berkarya (dalam bulan)
| Narasi TV (magang) |
| |
| Narasi TV (editor) |
| |
| Prakarsa.ID |
| |
| GROW ASIA (hingga Okt 2026) |
|
7. Keterampilan
| Adobe Premiere Pro |
| |
| Adobe Lightroom |
| |
| CapCut |
| |
| Adobe After Effects |
| |
| Adobe Photoshop |
| |
| DaVinci Resolve |
| |
| Graphic Design |
| |
| AI Use Workflow |
|
Pola keterampilannya patut dicermati. Tiga alat yang ia kuasai pada tingkat mahir, yaitu Premiere Pro, Lightroom, dan CapCut, mencakup penyuntingan video panjang, pengolahan warna dan foto, serta produksi cepat untuk format pendek. Sementara itu, After Effects, DaVinci Resolve, desain grafis, dan AI use workflow berada pada tingkat menengah, wilayah yang terus ia kembangkan. Pesannya: seorang profesional tidak berhenti belajar ketika sudah mahir pada satu alat.
8. Mengapa Perjalanan Sigit Layak Diteladani?
Ada beberapa pola yang dapat dibaca secara objektif.
| Pola | Bukti |
|---|---|
| Berani berpindah haluan | Dari Teknik Elektronika (SMK) ke Film dan Televisi (S1). |
| Berkarya sebelum diminta | Proyek pribadi 2018–2021 menghasilkan Juara 1 dan penayangan di festival film. |
| Memulai dari bawah | Magang di Narasi TV, lalu kembali sebagai editor penuh. |
| Menguasai banyak format | Berita, podcast, Reels, YouTube, dokumenter, wawancara, hingga konten brand. |
| Terus naik kelas | Dari media berita, ke kanal isu sosial, ke brand komersial nasional. |
| Terbuka pada teknologi baru | Eksplorasi visual berbasis Artificial Intelligence (AI) dan AI use workflow. |
Satu hal lagi layak digarisbawahi: Sigit tidak menonjolkan kata-kata besar, tetapi tautan karya yang bisa diperiksa siapa pun. Ia membiarkan hasil kerja berbicara. Dalam dunia kreatif, sikap tersebut jauh lebih meyakinkan daripada klaim semata.
9. Lima Pelajaran untuk Murid MTs Negeri Salatiga
| 1 | Mulailah dari yang ada. Sigit membangun portofolio lewat proyek pribadi. Kamu tidak perlu menunggu fasilitas lengkap untuk berlatih. |
| 2 | Jangan malu memulai dari bawah. Magang adalah tangga pertama, bukan tanda kegagalan. |
| 3 | Jurusan bukan penjara. Belajar elektronika, kuliah film: arah hidup bisa berubah, asalkan kamu serius menekuni pilihan baru. |
| 4 | Tepat waktu itu keahlian. Sigit menekankan penyelesaian sesuai jadwal tanpa mengorbankan mutu. Kebiasaan disiplin adalah latihan awalnya. |
| 5 | Teruslah belajar alat baru. Dari Premiere hingga AI, profesional yang bertahan adalah yang terus memperbarui kemampuannya. |
Penutup
Kisah Sigit Rizal Hidayat membuktikan bahwa lulusan madrasah mampu menembus bidang yang tampak jauh dari bayangan umum tentang sekolah berbasis keagamaan. Dari kelas di MTs Negeri Salatiga, ia melangkah ke bangku SMK, bangku kuliah seni, ruang penyuntingan sebuah stasiun media, hingga proyek konten untuk brand-brand nasional di Jakarta. Setiap tahap dibangun dengan karya yang bisa dilihat dan diperiksa.
Untuk murid-murid MTs Negeri Salatiga saat ini: kelasmu, tugasmu, dan kebiasaan baikmu di madrasah bukan sekadar rutinitas. Semuanya adalah fondasi. Seperti seorang editor yang merangkai ribuan potongan gambar menjadi satu cerita utuh, hidupmu pun disusun dari potongan-potongan kecil yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Mulailah merangkainya dari sekarang.
|
Gambar yang bagus baru bermakna ketika disusun menjadi cerita yang berdampak.
|


Posting Komentar untuk "SIGIT RIZAL HIDAYAT: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA (LULUS 2015), JUARA 1 TELKOMSEL URVIDEO COMPETITION 2019, PENYUNTING KONTEN INDOSAT, AUTO2000, DAN SILOAM HOSPITALS"
Posting Komentar