GHEA ZAHWA RAMADHANIA: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA, DARI RUANG KELAS KE DOSEN MATEMATIKA!
| Profil Alumni Madrasah Tsanawiyah Negeri Salatiga | |
GHEA ZAHWA RAMADHANIA: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA, DARI RUANG KELAS KE DOSEN MATEMATIKA!Alumnus MTs Negeri Salatiga lulusan 2016 yang kini mengabdi sebagai dosen dan sekretaris program studi (prodi) di perguruan tinggi |
|
|
Ada satu pertanyaan yang sering menghantui murid-murid madrasah: “Apakah lulusan Madrasah Tsanawiyah (MTs) benar-benar bisa bersaing sampai jenjang pascasarjana di kampus-kampus besar?” Jawabannya, dengan tegas, dapat ditemukan pada perjalanan salah satu alumni terbaik MTs Negeri Salatiga berikut. Namanya GHEA ZAHWA RAMADHANIA, alumni yang menyelesaikan pendidikannya di MTs Negeri Salatiga pada tahun 2016. Hari ini, ia berdiri di depan kelas bukan lagi sebagai murid, melainkan sebagai dosen matematika di sebuah perguruan tinggi, sekaligus memegang amanah sebagai sekretaris program studi. Sebuah lompatan panjang yang layak menjadi cermin bagi adik-adik kelasnya di MTs Negeri Salatiga hari ini. |
|
Akar yang Kuat: Dari SDIT Nidaul Hikmah ke MTs Negeri SalatigaSebelum mengenakan seragam MTs Negeri Salatiga, Ghea mengawali pendidikan dasarnya di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nidaul Hikmah Salatiga. Fondasi keislaman dan kedisiplinan belajar yang ditanamkan sejak sekolah dasar itulah yang kemudian ia bawa dan kembangkan ketika melanjutkan jenjang menengah pertama di MTs Negeri Salatiga hingga lulus pada tahun 2016. Bagi murid madrasah, jalur pendidikan yang berkesinambungan seperti ini bukanlah sekadar rutinitas administratif, melainkan proses pembentukan karakter yang panjang dan konsisten, sebagaimana yang kemudian terbukti membentuk pribadi Ghea sebagai pribadi yang matang secara akademik maupun personal. |
|
Melangkah ke SMA Negeri 1 Salatiga: Menguji Diri di Sekolah UmumSelepas menamatkan pendidikan di MTs Negeri Salatiga, Ghea melanjutkan studi ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Salatiga dan menyelesaikannya pada tahun 2019. Transisi dari madrasah menuju sekolah umum favorit ini menjadi bukti nyata bahwa bekal keilmuan yang diperoleh selama di MTs Negeri Salatiga cukup kuat untuk bersaing di lingkungan pendidikan yang lebih heterogen. Fase inilah yang menjadi jembatan penting sebelum Ghea benar-benar terjun mendalami dunia matematika secara akademis di jenjang perguruan tinggi. |
|
Menempa Diri di Universitas Sebelas Maret (2019–2023)Ghea kemudian melanjutkan pendidikan Strata 1 di Universitas Sebelas Maret (UNS), mengambil Program Studi Pendidikan Matematika, dan berhasil lulus pada tahun 2023 dengan IPK 3,62 dari skala 4,00. Selama masa studi, ia memilih fokus peminatan pada metodologi dan strategi pembelajaran matematika, sebuah pilihan yang mencerminkan kepedulian mendalam terhadap dunia pendidikan, bukan sekadar matematika sebagai ilmu murni semata. Salah satu karya nyatanya di bangku kuliah adalah pengembangan GOCIRCLE, sebuah aplikasi pembelajaran matematika yang dirancang untuk mendukung pembelajaran interaktif bagi murid. Inovasi tersebut mengantarkannya menjadi finalis dalam Kompetisi Pengembangan Media Pembelajaran Matematika yang diselenggarakan oleh HIMPASTIKA UNS. Tidak berhenti di situ, jiwa kewirausahaannya juga teruji lewat program Wirausaha Baru Mahasiswa (WIBAWA) Student Entrepreneurship UNS tahun 2022, di mana ia berhasil memperoleh pendanaan untuk mengembangkan gagasannya. Di luar prestasi akademik, Ghea juga aktif berorganisasi. Ia tercatat sebagai staf Panitia Divisi PDD (Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi) pada Festival Ilmiah Mahasiswa (FILM) sekaligus staf pengembangan komunitas di Studi Ilmiah Mahasiswa UNS pada periode 2021–2022. Ia juga tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMMADIKA) sebagai tutor Statistika Dasar pada tahun 2021. Pengalaman mengajar dan berorganisasi ini kemudian menemukan bentuk konkretnya melalui Program Kampus Mengajar Batch 2 Kampus Merdeka pada tahun 2021, di mana Ghea berkolaborasi bersama para guru di SDN Kutowinangun 7 Salatiga. Dalam program ini, ia turut merancang soal-soal latihan bergaya Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), mendampingi murid dalam mempersiapkan asesmen tersebut, sekaligus menangani urusan administrasi perpustakaan guna mendukung proses akreditasi. Rangkaian pengalaman inilah yang kemudian mengkristal dalam skripsinya, sebuah kajian yang secara khusus meneliti kemampuan bernalar murid madrasah, sesuatu yang secara emosional tentu sangat dekat dengan identitasnya sebagai alumnus madrasah. |
|
|
|
Menembus Universitas Gadjah Mada: Mendalami Statistika dan Data Science (2023–2025)Tidak puas berhenti di jenjang sarjana, Ghea melanjutkan studi Magister Sains Matematika di Universitas Gadjah Mada (UGM), salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, dengan konsentrasi studi pada Statistika dan Data Science. Ia menuntaskan program magister ini pada tahun 2025 dengan IPK 3,63 dari skala 4,00. Selama menempuh studi di UGM, prestasi Ghea kembali mengkilap. Ia berhasil meraih Juara 2 dalam Mini Tournament yang diselenggarakan oleh Departemen Matematika UGM, serta lolos sebagai finalis dalam Kompetisi 3 Minute Thesis (3MT) tingkat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM, sebuah kompetisi bergengsi yang menuntut kemampuan mengomunikasikan riset kompleks hanya dalam waktu tiga menit. Puncak dari perjalanan akademiknya di UGM tertuang dalam tesis yang mengangkat topik pemodelan statistika lanjut. |
|
|
|
Karier: Dosen, Sekretaris Prodi, hingga Content Creator EdukasiPada tahun 2026, karier Ghea memasuki babak baru yang membanggakan. Ia dipercaya menjadi Dosen Pendidikan Matematika bidang Statistika di Universitas Islam Mulia Yogyakarta, mengampu mata kuliah matematika, statistika, dan pendidikan matematika untuk mahasiswa strata satu. Tidak hanya mengajar, ia juga aktif melakukan riset dan kegiatan akademik di bidang statistika, pendidikan matematika, dan analisis data, sekaligus turut menyusun materi perkuliahan, instrumen penilaian pembelajaran, dan berbagai sumber ajar akademik lainnya. Di kampus yang sama, kepercayaan yang diberikan kepadanya semakin besar dengan diamanahkannya jabatan sebagai Sekretaris Program Studi Pendidikan Matematika. Dalam peran ini, Ghea bertanggung jawab mendukung administrasi akademik dan manajemen program studi, mengoordinasikan kegiatan terkait kurikulum dan perencanaan akademik, membantu pelaksanaan serta evaluasi kegiatan program studi, hingga menjembatani komunikasi dan koordinasi antara dosen, mahasiswa, dan pihak universitas. Semangat mengajar Ghea rupanya tidak terbatas pada ruang kuliah formal. Sejak tahun 2025, ia juga aktif sebagai tutor Matematika dan Fisika di Albirru Tutoring Center (@bimbel.albirru), serta berperan sebagai marketing specialist pada Rumah Caluna Business Network (@jruhub) untuk Calluella Studio, di mana ia mempromosikan produk digital 3D melalui platform Fiverr dan merumuskan strategi pemasaran digital berbasis analisis tren pasar. Sisi kreatif dan kepedulian terhadap dunia pendidikan digital juga ia salurkan melalui DeltaMind sejak tahun 2025 hingga sekarang, di mana Ghea berperan sebagai kreator konten edukasi untuk materi matematika, statistika, dan Tes Potensi Akademik (TPA), yang dipublikasikan secara konsisten melalui Instagram, TikTok, dan YouTube. |
|
Bekal Kompetensi yang Lintas BidangMenariknya, kompetensi yang dimiliki Ghea tidak hanya berkutat pada matematika dan statistika secara teoretis. Ia menguasai perangkat pemrograman dan pengolahan data seperti Python, R, SPSS, SQL, Power BI, dan Looker Studio, memiliki kemampuan dasar pengembangan web (HTML, CSS, JavaScript), terbiasa menulis karya ilmiah dengan LaTeX dan Overleaf, mahir menggunakan GeoGebra sebagai media visualisasi matematika, hingga terampil mendesain grafis menggunakan Canva. Dari sisi bahasa, selain Bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu, ia juga menguasai Bahasa Inggris pada level menengah atas serta Bahasa Spanyol pada level dasar. Kombinasi kompetensi lintas bidang inilah yang menjadikan Ghea sosok akademisi muda yang adaptif di tengah tuntutan zaman. |
|
|
|
|
Semoga profil alumni ini menjadi penyulut semangat baru bagi generasi murid MTs Negeri Salatiga saat ini, bahwa pendidikan madrasah adalah pondasi yang kokoh untuk melangkah sejauh mungkin... |

Posting Komentar untuk "GHEA ZAHWA RAMADHANIA: ALUMNI MTs NEGERI SALATIGA, DARI RUANG KELAS KE DOSEN MATEMATIKA!"
Posting Komentar